Hallobogor.com, Bogor – Calon Gubernur Jawa Barat yang sudah resmi diusung oleh Partai Nasdem, Ridwan Kamil (RK), semakin memantapkan langkahnya untuk maju di pertarungan Pilgub Jabar Juni 2018 mendatang. Serangkaian kegiatan silaturahmi dan konsolidasi terus dilakukan, salah satunya RK bersilaturahmi ke kawasan Bakom, Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Di Bakom, RK menemui sejumlah kiai, kasepuhan Bakom, dan para pimpinan pondok pesantren. Kedatangan Wali Kota Bandung itu disambut oleh KH Kholidi selaku Pimpinan Ponpes Ar-Rahmah. Di sana, RK dan rombongan melakukan shalat magrib dan isya berjamaah dengan para kiai serta santri.

Usai shalat isya, Kang Emil panggilan akrab Ridwan Kamil, langsung bersilaturahmi ke rumah Mama KH.Tb Toha. Hadir dalam silaturahmi itu para kiai di antaranya, KH. Taufiq Khudori, KH.Tb Ibrahim, KH.Tb Kholil, KH.Tb Ibrahim, Mama Oid, dan para santri Bakom. 



“Saya datang ke sini melakukan silaturahmi sekaligus ingin bertemu langsung dengan kiai, ulama, pimpinan ponpes dan santri di Pondok Pesanten ini,” ujarnya.  

Kang Emil juga meminta doa restu kepada seluruh kiai yang hadir. “Saya memohon doa restu kepada para kiai, karena tahun depan saya akan maju di Pilkada Jawa Barat. Saya juga ingin mendengar saran, masukan dan aspirasi dari para kiai, ulama, pimpinan pondok pesantren, agar Jawa Barat menjadi lebih baik lagi dan bidang keagamaan lebih diperhatikan lagi,” ucapnya.

Kang Emil menjelaskan, ke depannya akan ada program khusus untuk peningkatan kemajuan pondok-pondok pesantren di Jabar. Gagasan itu pun harus banyak masukan dari para pimpinan pondok pesantren, sehingga hampir setiap hari Emil mengaku bersilaturahmi dengan para kiai dan ulama maupun pimpinan ponpes untuk berdialog langsung dan mendengarkan aspirasi aspirasi. 

“Ke depan akan ada program khusus untuk meningkatkan bidang keagamaan, pondok pesantren dan kemajuan santri. Kami akan menampung seluruh aspirasi dari para kiai ini agar program itu nantinya betul-betul tepat sasaran,” jelasnya.

Terkait pencalonannya di Pilgub Jabar, ia menegaskan bahwa sampai saat ini masih terus melakukan komunikasi dan konsolidasi dengan berbagai partai politik untuk arah koalisi. Apabila tidak mendapatkan perahu parpol, Emil mengaku akan maju melalui jalur perseorangan atau jadi calon independen.

“Saya mohon doa dari para kiai dan ulama, kalau semuanya memberikan dukungan kepada saya, insha Allah saya akan terus ikhtiar. Mau menggunakan perahu partai politik, saya siap, kalaupun harus independen juga saya akan jalankan. Semua perjalanan dan perjuangan saya ini untuk masyarakat Jawa Barat,” pungkasnya. (cep)