Hallobogor.com, Bogor – Belasan mahasiswa Bandung dan Cianjur melakukan long march atau aksi jalan kaki ke tiga istana kepresidenan yaitu Istana Kepresidenan Cipanas, Bogor dan Jakarta.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, mereka mulai long march dari Istana Cipanas Senin (23/5) sekira pukul 03.00 WIB. Berjalan kaki dengan membawa bendera merah putih mereka tiba di Istana Bogor sekira pukul 15.00 WIB. Sejurus kemudian mereka menggelar ritual kebangsaan dan doa bersama di depan pintu 3 Istana Bogor.

Menurut Koordinator Lapangan, Wahidan, aksi tersebut merupakan rangkaian kegiatan sarasehan nasional dan musayawarah para pimpinan mahasiswa Indonesia (MP2MI) pada 18-20 Mei 2016 di Wisma Sinar Kasih, Cianjur, Jawa Barat. Aksi jalan kaki ini bertemakan “Nawacita, Solusi atau Delusi Kebangsaan”.

“Indonesia masa kepemimpinan Presiden Jokowi merancang sembilan program prioritas yang disebut nawacita. Untuk itu aksi kita mempertanyakan nawacita yang didengung-dengungkan selama kampanye Jokowi,” ujar Wihidan saat berorasi, Senin (23/5/2016).

Digelarnya ritual kebangsaan, dijelaskan dia, sebagai refleksi atas Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Reformasi Nasional yang diperingati beberapa waktu lalu, dimana republik Indonesia ini belum sepenuhnya menjadi bangsa yang betul-betul merdeka.

“Jadi hari ini kita mereflesikan apa yang telah dijalani, lewati serta alami sebagai bangsa dan negara, apakah kita tetap masih dijalur cita-cita bangsa ini. Hari ini juga kita berdoa bagi para pahlawan telah gugur, aktivis demokrasi beserta orang-orang telah memperjuangkan NKRI,” tuturnya.

Dalam aksinya di pintu 3 Istana Kepresidenan Bogor belasan mahasiswa ini mendapat pengawalan anggota Polres Bogor Kota. (hrs).