Hallobogor.com, Bogor – PT Imza Rizki Jaya tengah memasang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) bertenaga surya (PJU-TS) di 300 desa di Kota/Kabupaten Sukabumi dan Cianjur. Pemasangan PJU-TS ini memanfaatkan dana hibah dari negara Timur Tengah sebesar Rp900 miliar.

Program yang sama juga dilakukan di 15 kota/kabupaten lainnya di Jawa Barat sebanyak 52.000 titik untuk tahap satu dari total 70.000 titik yang siap dilaksanakan oleh PT Biro Teknik Rohmat sebagai anak perusahaan dari PT Imza Rizki Jaya sebagai pemegang kontrak pelaksanaan program kegiatan ini.

Launching program PJU-TS untuk Sukabumi dan Cianjur dilaksanakan di Cimalati Resort yang dihadiri Kepala Desa, tokoh masyarakat, dan warga penerima manfaat.

Direktur Utama PT Imza Rizki Jaya, Hj. Rizayati, yang diwakili Farial Yuda sebagai Penanggungjawab teknis Program Indonesia Terang PT Imza Rizki Jaya mengatakan, Program Indonesia Terang tersebut dipersembahkan untuk masyarakat Indonesia khususnya di pedesaan, sehingga mampu bermanfaat untuk masyarakat yang selama ini belum terjangkau oleh penerangan.

“Program ini memanfaatkan kekayaan alam Indonesia yakni tenaga surya yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Nah, program yang kami luncurkan dengan bantuan hibah murni dari Timur Tengah sebesar Rp900 miliar untuk tahap pertama ini harus dirasakan langsung masyarakat dengan PJU-TS,” katanya.

Dia menjelaskan, program tersebut dimulai dari Kabupaten Bogor, dan kini terus merambah ke pelosok desa di berbagai kabupaten. Dengan tujuan untuk menerangi semua desa yang saat ini masih rawan kecelakaan, rawan kejahatan dan kurang meningkatnya ekonomi akibat tidak adanya penerangan dengan program ini akan teratasi.

“Atas izin Allah SWT, program ini bisa terlaksana dan bermanfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat indonesia di pedesaan,” ujarnya.

Direktur PT Biro Teknik Rohmat, H. Luthfi Rochmat, selaku pelaksana kegiatan di lapangan mengakui, Program Indonesia Terang saat ini dilaunching sebagai seremonial dari seluruh daerah yang harus segera dilaksanakan sesuai kontrak yang diamanahkan kepada PT Biro Teknik Rohmat dari PT Imza Rizki Jaya meliputi Sulsel, Maluku Utara, Tidore, Denpasar.

“Sasaran pemasangan di pelosok pinggiran desa yang sangat dibutuhkan masyarakat yang meliputi 300 desa di Kota/Kabupaten Sukabumi & Jabar khususnya sebanyak 52.000 titik pada tahap satu ini dari seluruh total 70.000 yang harus duselesaikan. Alhamdulillah Cianjur Sukabumi sudah kami launching, yang dihadiri Kepala Desa, tokoh masyarakat langsung penerima manfaat dan Insya Allah kami akan melakukan pemasangan sesuai yang dibutuhkan masyarakat,” ucapnya.

Wandi warga Desa Mekarsari Kecamatan Cicurug, Sukabumi, mengaku sangat berterimakasih kepada Hj. Rizayati yang langsung disampaikan kepada Farial Yuda yang mewakili PT Imza yang sudah meluncurkan program ini, aehingga desanya yang dulu gelap gulita kini terang dan sangat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami sangat berterimakasih kepada pak Jokowi melalui ibu Rizayati. Program ini bisa terlaksana sehingga sampai ke desa kami. Bahkan saat ini sudah dirasakan langsung oleh kami,” tuturnya.

Dikatakannya, dalam pemasangan PJU-TS juga sesuai dengan harapan warga, yakti di tempat pemakaman umum, jalan desa yang rawan kecelakaan dan kejahatan serta, di tempat yang mampu meningkatkan ekonomi warga.

“Alhamdulillah dulunya rawan kecelakaan kini sudah tidak lagi, bahkan di jalan menuju arah TPU juga yang biasanya malam tidak bisa melaksanakan pemakaman, malam hari kini tidak lagi,” akunya.

Dahlan Kepala Desa Pasawahan Cicurug Sukabumi mengaku, pihaknya sangat terbantu dengan adanya Program Indonesia Terang ala ibu Riza, karena wilayahnya yang selama ini mayoritas gelap kini sudah tidak lagi.

“Kami mewakili masyarakat mengucapkan banyak terima kasih, karena sangat dirasakan langsung oleh masyarakat sehingga yang tadinya rawan kecelakaan, kejahatan dan untuk peningkatan ekonomi kini sudah tidak lagi karena adanya PJU-TS,” akunya. (cep)