Hallobogor.com, Bogor – Sebagai bentuk kepeduliannya terhadap lingkungan, Rumah Makan (RM) Umi Tambakan 61 melakukan kegiatan bersih-bersih Danau Lido dari sampah dan tumbuhan liar sekitar danau. Aksi ini juga bagian dari upaya memelihara Danau Lido sebagai aset pariwisata.

“Ini adalah salah satu bentuk peduli terhadap lingkungan, karena Danau Lido ini merupakan aset wisata berharga yang berada di wilayah Desa Wates Jaya Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor,” kata Agus Mulyadi selaku inisiator kegitan ini.

“Kami sadar, kebersihan Danau Lido yang luasnya sekitar 1,8 hektare ini tidak hanya tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bogor atau Pemprov Jawa Barat saja, namun tanggung jawab kita bersama. Termasuk dari pihak para pengusaha rumah makan yang berada di sekitar,” ungkapnya.

Keanekaragaman hayati, keindahan, dan kebersihan Danau Lido, kata Agus, tentu harus tetap terjaga. “RM Umi Tambakan merasa terpanggil dan bertanggungjawab akan kebersihan dan keindahan Danau Lido dengan melakukan bersih-bersih di sekitar pinggir danau dari sampah, eceng gondok, dan juga rumput ilalang,” jelasnya.

Kegiatan bersih-bersih ini melibatkan 4 orang setiap harinya yang bekerja dari pukul 7.30 sampai 12.00 Wib siang. Beragam jenis sampah kemudian diangkut menggunakan dua rakit, dibakar untuk dijadikan kompos dan sebagiannya kembali ditimbunkan ke rawa-rawa di sekitar danau.

“Rencana selanjutnya akan dibangun jogging track untuk masyarakat sambil menghirup udara segar dan melihat keindahan Danau Lido,” ungkapnya.

Agus berharap yang dilakukan oleh RM Umi Tambakan ini bisa menjadi inspirasi untuk para pengusaha rumah makan lain untuk lebih peduli terhadap Danau Lido sebagai aset yang cukup berharga.

“Intinya kegiatan bersih bersih ini ingin mengembalikan keberadaan danau Lido sebagai kebanggaan masyarakat Cigombong dan juga kebanggaan bangsa Indonesia tempo dulu yang penuh sejarah dan misteri,” imbuhnya. (wan)