Hallobogor.com, Bogor – Safari politik dilakukan Ketua Umum PPP Romahurmuziy ke DPC PPP Kota Bogor. Kedatangan Romahurmuziy bersama rombongan di Kantor DPC PPP Jalan Ahmad Yani Kota Bogor disambut Ketua DPC PPP Kota Bogor Zaenul Mutaqin beserta pengurus struktural partai dan para Caleg DPRD Kota Bogor, Caleg Provinsi Jawa Barat, dan Caleg DPR RI, Rabu (12/12/2018).

Pada kesempatan tersebut Romahurmuziy alias Rommy mengatakan, safari politik ini dalam rangka konsolidasi PPP Kota Bogor untuk melaksanakan dua misi, yaitu, mensukseskan Pileg agar PPP di Kota Bogor bisa menjadi pemenang dan menjadi Ketua DPRD pada Pileg 2019 mendatang. Kedua, misinya adalah memenangkan Pilpres, karena tahun 2014 Jokowi di Kota Bogor kalah, maka kewajiban PPP untuk memutar kekalahan itu menjadi kemenangan.

“PPP di Kota Bogor harus memenangkan agenda politik Pileg dan Pilpres di 2019 nanti. Saya lakukan konsolidasi di seluruh DPC-DPC se-Jawa Barat,” ungkap Rommy.

Dalam pertemuan itu, Rommy memberikan sejumlah strategi kepada kader PPP dalam memenangkan agenda politik ke depan. Di mana terkait Pilpres, kata dia, hingga saat ini kubu lawan masih melakukan manuver dengan menghantam Jokowi dengan berbagai isu isu.

“Saya berikan instruksi-instruksi teknis sekaligus arahan untuk menangkis hoax yang diarahkan kepada pak Jokowi yang masih seputar itu-itu saja dan terkerucutkan dalam empat isu. Di antaranya tentang anti komunis, antek asing, antek aseng, dan anti islam. Saya mengajak kepada seluruh timses pasangam Capres baik Jokowi dan Prabowo janganlah memviralkan berita bohong dan hoax,” tegasnya.

Ia menjelaskan, saat ini PPP sudah mengikuti Pemilu yang ke-10 kali. Ini menunjukkan selama 45 tahun PPP dipercaya oleh rakyat Indonesia. “Pemilu 2019 ini tinggal 130 hari dan itu bukan waktu yang panjang untuk bersantai-santai. Dengan sisa waktu yang ada, semuanya akan ditentukan nasib PPP pada Pileg nanti. Semua Caleg baik DPRD Kota Bogor, Provinsi Jabar dan DPR RI harus turun dan bekerja. Untuk Caleg DPR RI ingin saya perkenalkan di antaranya, Joko Purwanto nomor urut 2, Andi Surya Wijaya nomor urut 4 dan sekarang turun Sigit Hariyanto nomor urut 1″.

“Target kita menjadi partai 3 besar dalam memenangkan Pemilu 2019 mendatang. Jawa barat adalah basis kekuatan PPP terbesar dan harus diraih kembali kejayaan PPP di Jawa Barat,” jelasnya.

Sementara, Ketua DPC PPP Kota Bogor, Zaenul Mutaqin menuturkan, kegiatan safari politik Ketum ke DPC DPC se-Jawa Barat adalah momentum menkonsolidasikan dan memperkenalkan Caleg DPR RI dan lainnya serta bentuk tanggung jawab dan perhatian DPP kepada cabang di seluruh Jawa Barat. “Dengan kehadiran Ketum ini, merupakan spirit dan motivasi bagi kami dalam memenangkan agenda politik kedepan yaitu Pileg dan Pilpres,” kata Zaenul.

Untuk target suara di Pilpres nanti, DPC PPP Kota Bogor akan menyumbang suara signifikan bagi kemenangan Jokowi, dan itu komitmen PPP. Sedangkan target Pileg nanti, PPP menargetkan sebagai pemenang sehingga bisa meraih kursi Ketua DPRD Kota Bogor.

“Kami yakin berkaitan Pilpres PPP akan menyumbang suara signifikan bagi kemenangan Jokowi dan itu komitmen PPP. Sebagai kader partai yang baik sudah menjadi tanggung jawab kami memenangkan Jokowi di Kota Bogor,” tandasnya.

Kondisi saat ini terkait hasil survei Pilpres, informasi dari Jawa Barat bahwa posisi Jokowi masih unggul tetapi tipis dan saat ini masih ada waktu untuk menaikkan suara untuk memenangkan Jokowi. Kehadiran Ketua Umum untuk pertama kalinya ke DPC PPP Kota Bogor, merupakan simbol PPP dan menjadi suntikan serta energi dalam rangka Pileg yang tinggal empat bulan lagi. (dns)