Hallobogor.com, Bogor – Palang Merah Indonesia (PMI) melalui RS PMI Bogor, Jabar membagikan ratusan kacamata gratis kepada pelajar tingkat sekolah dasar untuk menyukseskan program pemerintah dalam menanggulangi masalah gangguan penglihatan dan kebutaan.

“Tidak hanya membagikan 200 kacamata gratis, kami (PMI) juga melakukan bakti sosial kepada 50 orang,” kata Ketua Panitia yang juga Wakil Direktur Umum RS PMI Bogor dr Arfan melalui sambungan telepon, dari Bogor, Selasa (5/11/2019).

Menurutnya, bakti sosial kesehatan mata ini sudah dilaksanakan sejak Oktober dan akan berakhir di Desember 2019.



Kegiatan pembagian kacamata dimulai dengan melakukan screening di beberapa SD di Kota Bogor dan pada saat pembagian kacamata akan dilakukan edukasi kesehatan mata yang tidak hanya kepada pelajar saja tetapi, juga untuk orang tua murid.

Rumah Sakit PMI Bogor sebagai institusi kesehatan memberikan edukasi kepada anak-anak maupun orangtua murid dalam menjaga kesehatan mata karena salah satu panca indera ini merupakan bagian tubuh yang sangat penting terutama bagi anak-anak dalam melaksanakan proses belajar.

Sedangkan untuk kegiatan operasi katarak gratis mengacu pada hasil survei kebutaan rapid assessment of avoidable blindness atau RAAB 2014-2016 di 15 provinsi di Indonesia dan diketahui bahwa angka kebutaan mencapai tiga persen.

Penyebab kebutaan terbanyak adalah katarak sebesar 81 persen. Dengan melihat kondisi kesehatan mata masyarakat Indonesia saat ini RS PMI Bogor akan terus memberikan pelayanan operasi katarak gratis.

“Hak setiap orang untuk dapat melihat secara optimal sekaligus dalam rangka Hari Penglihatan Sedunia yang diperingati sejak 1999,” tambahnya.

Arfan mengatakan bakti sosial operasi katarak gratis ini dibuka secara umum sejak Oktober untuk masyarakat yang membutuhkan baik di wilayah Bogor dan sekitarnya. Hingga saat ini sudah mencapai kuota 50 pasien dan akan dilakukan operasi pada 17 November 2019 di RS PMI Bogor.

Melihat banyaknya pendaftar bakti sosial operasi katarak gratis pihaknya berencana akan melakukan kembali bakti sosial serupa pada 2020 mendatang untuk membantu masyarakat agar penglihatannya bisa kembali normal atau minimalnya lebih baik. Demikian, seperti dikutip Indonesiaraya.co.id. (fik)