Hallobogor.com, Ciawi – Bangunan rumah milik H.M. Kamso di RT 5/2 Desa Banjarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, terancam ambruk. Kondisi rumahnya sudah terbelah dan retak-retak yang diduga akibat pekerjaan alat berat di lokasi peternakan ayam bangkok milik Sunyoto alias Ipong.

Lokasi peternakan ayam bangkok tersebut persis bersebelahan dengan rumah H.M. Kamso, hanya beberapa meter dari SDN Banjarsari 01 dan dekat Kantor Desa Banjarsari.

H.M Kamso yang ditemui pada Selasa (27/11/2018) siang, langsung menunjukkan kondisi rumahnya. Nampak tembok dan lantai bagian dapur dan kamar serta lantai atas rumahnya sudah belah-belah memanjang di setiap sudut menunggu ambruk. Penguni rumah pun terus dihantui rasa was-was kuatir ambruk tiba-tiba.

“Sebetulnya kejadian ini sudah dua tahun lamanya. Pada waktu itu gara-gara ada alat berat melakukan penggalian dan perataan tanah di peternakan ayam bangkok yang pekerjaannya persis di belakang rumah. Saya sudah beberapa kali komplain dan mengadukan hal ini ke pemilik maupun ke Pemerintah Desa hingga Satpol PP Kecamatan Ciawi. Tapi sampai hari ini tidak ada tanggapan apa-apa. Boro-boro diganti rugi,” ungkap H.M. Kamso.

Pria yang berusia 89 tahun pensiunan TNI dan terakhir bertugas di Koramil Ciawi ini menjelaskan, pertama berdiri perternakan ayam dirinya tidak oernah komplain bahkan ikut menyetujui. “Bahkan saya sebagai tetangga pernah dapat kompensasi Rp200 ribu. Namun gara-gara rumah saya hancur, sejak dua tahun lalu saya protes. Sayangnya tidak pernah digubris oleh pemilik. Warga juga sudah tiga kali mengundang pemilik tapi tak pernah hadir. Dari pihak desa dan Satpol PP kecamatan juga tidak ada tindak lanjut. Selain merusak rumah juga warga merasakan polusi bau,” tegasnya. (cep)