Hallobogor.com, Bogor – Kota Bogor merayakan peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-536 tahun 2018. Dengan mengangkat tema Genah Tumaninah, Rapat Paripurna Istimewa HJB ke-536 digelar meriah di gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Bogor Tengah, Minggu (3/6/2018).

Ada yang menarik dari kegiatan paripurna istimewa tersebut, yakni kehadiran mantan Walikota Bogor dua periode Diani Budiarto dan mantan Wakil Walikota Achmad Ru’yat yang saat ini maju sebagai calon Walikota Bogor nomor satu bersama Zaenul Mutaqin (ZM).

Sebelum menghadiri rapat paripurna istimewa, Diani dan Ru’yat bertemu di Balaikota dan berjalan bersama menuju gedung DPRD. Diani yang menggunakan baju adat sunda warna putih dan Ru’yat yang menggunakan baju adat sunda warna coklat, terlihat sangat akrab dan menunjukkan kebahagiaan bisa bersama lagi, seolah bernostalgia ketika Diani dan Ru’yat memimpin Kota Bogor dulu.

Dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Untung W Maryono beserta jajaran pimpinan DPRD serta Plt Walikota Usmar Hariman, Diani Budiarto dalam kesempatan itu didaulat untuk membacakan sejarah tentang Bogor. Usai paripurna, Diani memberikan pernyataan terkait situasi kondisi Kota Bogor saat ini.

“Kita sudah mendengarkan langsung dari Plt Walikota bahwa sudah banyak kemajuan di Kota Bogor saat ini, seperti meraih WTP, adanya SSA dan lainnya. Jadi kita apresiasi bahwa pasca di kepemimpinan saya banyak keberhasilan dan hal-hal yang dapat dilakukan. Kita doakan agar ke depan Kota Bogor lebih maju, karena di samping kemajuan yang sudah diraih, masih banyak permasalahan yang belum diselesaikan,” kata Diani didampingi Achmad Ru’yat dan Usmar Hariman.

Terkait kondisi persoalan atau yang menjadi PR Pemkot Bogor, itu tinggal dikerjakan hingga terselesaikan, makanya perlu dukungan dari semua pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri melainkan semua stakeholder harus bisa berkontribusi. 

“Insya Allah semua selesai. Di sisi apa yang bisa dinilai terkait hal hal yang harus diperbaiki, Saya tidak bisa menilai, jadi yang penting bisa lebih baik saja,” jelasnya.

Sementara, calon Walikota Achmad Ru’yat, mengucapkan selamat Hari Jadi Bogor (HJB) ke 536, ini merupakan hari bahagia bagi seluruh masyarakat Bogor dan seluruh stakeholder. 

“Mudah mudahan dengan silaturahmi, pada kesempatan di Rapat Paripurna Istimewa DPRD ini semakin menyatukan semua pihak. Nu jauh urang deketkeun, geus deket urang layetkeun, geus layet urang paheutkeun, geus paheut urang silih asih jeung silih wangikeun,” ujar Ru’yat.

Dalam momentum HJB ke-536 ini, sambungnya, mudah mudahan Kota Bogor terus berjaya dan sukses pada masa masa yang akan datang. Terkait hal yang harus diprioritaskan untuk Kota Bogor ke depan, tentu Kota Bogor memiliki banyak potensi dari segi SDM dan juga lokasi yang strategis, jadi seluruh potensi tersebut harus di kolaborasikan, dibangun kemitraan yang partnership dan partisipatif sehingga masyarakat dan seluruh pelaku pembangunan di Kota Bogor bisa bersama sama membangun Kota Bogor tercinta.

“Saya mengajak kepada semua pihak untuk bersama membangun Kota Bogor dengan cara kolaborasi, partnership dan partisipatif, mewujudkan Kota Bogor terbaik se-Indonesia, dengan pemerintahan amanah dan masyarakat sejahtera,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Plt Walikota Bogor, Usmar Hariman, mengharapkan, jika masih ada yang kurang dicoba dipaksakan untuk diperbaiki agar geunah tumaninah, artinya ada hal-hal yang harus diperbaiki dengan kebersamaan, gotong royong dan sauyunan. “Mudah mudahan semua PR bisa diselesaikan semaksimal mungkin,” harapnya.

“Dengan segala SDM dan keterbatasan anggaran yang ada, tentunya ada prioritas prioritas. Mudah-mudahan apa yang akan kita selesaikan sampai dengan rentan sisa waktu yang ada, itu bisa menjadi bahan bagi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor yang akan datang”.

Dalam HJB Kota Bogor mendapat kado istimewa di hari jadinya yang ke-536. Kado istimewa itu merupakan diraihnya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI untuk kedua kalinya.

“Hal ini tentunya menjadi catatan sejarah tersendiri yang patut disyukuri. Karena, dalam dua tahun berturut-turut, Kota Bogor memperoleh predikat WTP dari BPK RI,” ungkap Usmar. (cep)