Hallobogor.com, Bogor – Ribuan warga dan simpatisan pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor nomor urut 1, Ru’yat-Zaenul (RZ), membanjiri lapangan Semeru, Bogor Barat, Kota Bogor, pada kampanye akbar paslon yang diusung PPP, PKS dan Gerindra tersebut, Minggu (13/5/2018).

Sejak pagi hari, warga dan simpatisan RZ dari berbagai pelosok Kota Bogor, terlihat secara bergelombang berdatangan dan memadati area kampanye untuk mendengarkan orasi politik pasangan RZ. Para pengurus serta kader PKS, PPP, Gerindra dengan mengibarkan bendera parpol masing-masing meramaikan jalannya acara. Para relawan relawan juga tidak ketinggalan penuh semangat mendengarkan orasi. 

Hadir sejumlah tokoh terkemuka dan alim ulama di antaranya, KH Tb Kholidi Bakom, KH Taufik Khudori Pamoyanan, Ajengan Muhidin, Kyai Khudori, Firman Sidik Halim, Jenderal Alex Tanujiwa, Jenderal Ampi Tanujiwa, Rizal Utami dan Jack Tanjung Minang Limkos, Wakil Sekjen DPP PPP Andi Surya Wijaya, Anggota DPR RI Fraksi PPP Joko Purwanto, Anggota DPR RI Fraksi PKS Ecky Awal Mucharam, Ketua DPC Gerindra Sopian, Ketua DPD PKS Atang Trisnanto, dan Wakil Ketua DPRD Jajat Sudrajat. Hadir pula Anggota DPRD Kota Bogor dari PPP, PKS dan Gerindra di antaranya, Achmad Aswandi, Riana Puspitasari, Ardiansyah, Najamudin, Abuzar, Adityawarman, Jenal Mutaqin, Ade Askia, Mahpudi Ismail, serta barisan para pendukung Cawalkot yang mengusung tema “Menjadikan Kota Bogor termaju se-Indonesia dengan pemerintahan amanah dan masyarakat sejahtera”.

Orasi politik diawali oleh calon Wakil Walikota Bogor Zaenul Mutaqin (RZ). Di hadapan ribuan peserta kampanye, Zaenul memperkenalkan ibunda tercinta Hj. Nuryanti Yasin dan istri tercinta Rivani Anwar. Menurut Zaenul, keramat ibunda dan do’a mu’jizat ulama adalah sumber kemenangan RZ di Pilwalkot Bogor ini. 

“Untuk memenangkan Pilwalkot, selain dengan kesolidan kekuatan mesin kader partai dan simpatisan pendukung serta relawan, utamanya relawan Sahabat ZM, mereka pun bertumpu pada do’a alim ulama dan do’a mustazab dari orangtua,” ujarnya.

ZM mengatakan, sebelum dan sampai sekarang restu serta doa dari ibunya adalah yang paling penting buat dirinya dalam menentukan segala hal, khususnya dalam pencalonan dirinya maju dengan Achmad Ru’yat di Pilwalkot. 

“Ibu bagi saya adalah jimat kramat yang paling ampuh dalam wujud cita-cita, dari beliau juga lahir Bupati Bogor dan 3 anggota dewan, semoga nanti dengan doa ijabahnya, lahir juga Walikota darinya,” jelasnya.

ZM juga mengucapkan terima kasih kepada pada ulama, ustadz, sesepuh dan tokoh masyarakat sekota Bogor. Sahabat PKS dan Gerindra serta PPP dan relawan relawan yang hadir. Dengan perjuangan hingga saat ini, pasangan RZ ingin membuktikan menjadi pemenang di lapangan pada pemilihan 27 Juni mendatang.

“Kita tidak mau hanya jadi pemenang di hasil survei saja, tetapi di TPS menjadi pecundang. Pasangan RZ ingin di semua TPS menjadi pemenang pada 27 Juni nanti. Tiga partai paling berpengaruh di Kota Bogor harus semakin kuat dan solid, ditambah kekuatan relawan dan masyarakat di 68 Kelurahan se-Kota Bogor. Kita akan buktikan koalisi yang sehat ini mampu memenangkan Pilwalkot, karena koalisi ini tanpa ada paksaan. Mari sama sama kita buktikan bahwa RZ menang diseluruh TPS di kota Bogor. Kita saling menguatkan untuk menguasai seluruh TPS TPS di wilayah masing-masing,” tandasnya.

Sementara, orasi politik yang disampaikan calon Walikota Bogor Achmad Ru’yat diawali dengan mengenalkan istri tercinta serta memaparkan tentang 11 program yang diusung RZ untuk mewujudkan Kota Bogor terbaik se-Indonesia dengan pemerintahan yang amanah dan masyarakat sejahtera. Dalam cara kerja, pasangan RZ menggunakan partisipatif, kolaborasi dan partnership.

“Saudara-saudara sekalian, Insya Allah pada tanggal 27 Juni 2018 ketika kami pasangan RZ terpilih, kami akan berjalan dari Balaikota Bogor menuju Istana Bogor untuk manemui Pak Presiden, Joko Widodo dan meminta agar Terminal Baranangsiang segera dibangun, kita juga akan mendatangi dewan-dewan DPRD untuk meminta segera membangun RSUD agar tidak ada warga yang mengantri dan sebagainya,” ucap Achmad Ru’yat dengan nada tegas dan penuh semangat saat berorasi didampingi oleh Zaenul Mutaqin.

Banyak ulama berpesan, sambung Ru’yat, wahai para pemimpin janganlah kalian memberikan janji palsu, berbohong dan mempersulit kebutuhan rakyat.

“Oleh karena itu, kami pasangan RZ hadir untuk memenuhi kebutuhan rakyat dan mempermudah semua pelayanan publik. Ingat saudara-saudaraku, Wali Kota bukanlah raja, tetapi pelayan untuk memenuhi apa yang dibutuhkan oleh rakyatnya,” tegas calon yang diusung oleh PKS, PPP dan Gerindra ini. (cep)