Hallobogor.com, Jakarta – Panitera pengganti (PP) Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) Rohadi telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait dengan vonis kasus pencabulan Saipul Jamil. Uang Rp 250 juta diamankan KPK dari tangan Rohadi.

Rohadi menerima uang itu dari Bertha Natalia Ruruk Kariman sebagai kuasa hukum Saipul Jamil. KPK menyebut uang itu berasal dari Saipul Jamil.

“Sumber uang suap sementara memang adalah dari terdakwa SJ,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, seperti dikutip Halloapakabar.com, Kamis (16/6/2016).

“Saipul Jamil sampai menjual rumahnya untuk menyuap panitera. Namun terkait hal itu, KPK masih melakukan pengembangan,” ujar Basaria.

Pada Rabu (15/6), KPK melakukan operasi tangkap tangan di empat lokasi berbeda. Dalam operasi tangkap tangan itu, KPK mengamankan BN (Bertha Natalia Ruruk Kariman), K (Kasman Sangaji), SH (Samsul Hidayatullah), dan R (Rohadi), serta DS (Dolly Siregar) dan 2 orang sopir.

BN dan K adalah pengacara Saipul Jamil, sedangkan SH adalah kakak dari Saipul Jamil. KPK menduga suap yang diberikan Saipul Jamil untuk memengaruhi majelis hakim terhadap putusan kasus pencabulan Saipul Jamil. (dns)