Hallobogor.com, Bogor – Ratusan penggemar motor vespa dan scooter se-Jabodetabek dan Bandung berkumpul merayakan hari Bogor Mods Mayday 2016 diarea panggung GOR Pajajaran Bogor, Minggu (8/5/16).

Event ini merupakan tahun kedua yang diselenggarakan oleh komunitas Bogor Punya Scooter (Bopscoot) dengan melibatkan puluhan komunitas, klub dan independen newbie para scooteris dan vespa mania.

Menurut Purwananta Ketua Pelaksana mengatakan, kegiatan ini dalam rangka menyambut May day sekaligus merayakan hari ulang tahun bopscoot yang ke-8.

“Ini kebiasaan kita setiap bulan May agar bisa saling mengunjungi dan bersilaturahmi antar komunitas. Mods ini dilangsungkan diseluruh dunia namun perayaannya bergantian disetiap kota. Jadi tanggalnya saja yang berbeda-beda supaya tidak berbarengan. Hari ini di Bogor, besok di Tokyo”, kata Purwananta.

Purwananta mengungkapkan, mods atau dengan kata lain modernist ini adalah kebiasaan kaum muda di Inggris yang bekerja sebagai buruh. Selain May day, mereka mempunyai gerakan lain yang mereka sebut modernist. Melalui gerakan mods, para buruh ini kebanyakan adalah pengendara scooter dan vespa keluaran Italia. Selain mengendarai scooter, di gerakan ini mereka berdandan rapi dan sopan seperti gaya bangsawan Inggris pada saat itu. Pertengahan tahun 70 an, gerakan ini meluas ke seluruh dunia termasuk ke Indonesia.

“Jadi mods yang digelar di seluruh dunia hanyalah duplikasi saja dengan mengambil tema historikalnya”, jelasnya.

Adapun scooteris dan vespa mania yang hadir lanjut Purwananta, datang dari Jabodetabek dan Bandung. Total perkiraan yang hadir sekitar 800-1000 pengendara vespa dan scooter dari berbagai komunitas, club, dan independen newbie. Di acara ini juga selain sebagai ajang silaturahmi diadakan juga city ridding, stand kuliner, fashion, sparepart, dan kolektor item.

“Tahun ini kita ambil tema “saling sapa”, ini berangkat dari keresahan kita yang budaya saling sapa antar scooteri ini mulai luntur”, bebernya.

Padahal sambungnya, saling sapa ini identik banget sebagai ciri khas anak-anak scooter dan vespa yang setiap ketemu di jalan pasti saling sapa, saling senyum dan saling bantu. Tiga tahun terakhir budaya ini mulai meredup. Mungkin salah satu faktornya banyak newbie yang belum tahu kebiasaan ini.

“Semoga dengan menggaungkan kembali budaya saling sapa ini para scooteris dan vespa mania yang hadir dan peduli bisa mengembalikan suasana saling sapa antar rider”, harapnya. (ndy).