Hallobogor.com, Serawak – Meski kawasan daratannya menyatu dengan pulau Kalimantan, Sarawak adalah bagian dari negara Malaysia. Negara bagian ini bahkan merupakan yang terbesar di Malaysia.

Sarawak bisa menjadi alternatif destinasi liburan bagi kita yang ingin merasakan pengalaman di luar negeri, tapi tetap tak ingin terlalu kaget dengan perbedaan budaya. Negara ini menyimpan banyak destinasi wisata, yang terhitung lengkap untuk membuat liburan Anda menjadi super semarak.

Selain itu, cara mengakses negara ini pun terbilang mudah. Anda bisa langsung melakukan penerbangan ke Kuching (ibukota Sarawak), maupun ke Borneo dulu untuk kemudian lanjut melalui jalur darat. Anda juga bisa mendarat pada bandara terdekat dengan destinasi Anda di Sarawak.



Tentukan sendiri mana rute termudah dan paling cocok untuk perjalanan Anda. Anda bisa mengecek jadwal dan harga tiket pesawat menuju Sarawak di Traveloka. Yang jelas, semua rute tersebut sudah dilayani dengan baik oleh maskapai Malaysia Airlines yang tiketnya juga tersedia di situs Traveloka.

Wisata Budaya

Destinasi paling tepat dan lengkap untuk mengenal kebudayaan khas di Sarawak adalah Serawak Culture Village. Desa wisata ini dikembangkan secara khusus untuk memperkenalkan kebudayaan negara yang berada di bagian Malaysia Timur ini. Di sinilah Anda bisa melihat akulturasi menawan antara budaya Melayu, India, Cina, Iban, dan Bidayuh.

Bentuk budaya lain yang khas di Sarawak adalah kehidupan nelayan. Kebudayaan satu ini bisa terlihat jelas di Kampung Nelayan Santubong. Di sini, Anda bisa berbaur langsung dengan nelayan dan mempelajari cara hidup mereka. Desa ini juga menyimpan batu-batu purba peninggalan budaya Hindu dan Budha di area teluknya.

Jika ingin melengkapi wisata budaya dengan sejarah, jangan lupa mampir ke Museum Sejarah Cina dan Islamic Museum yang lengkap menjelaskan perkembangan pengaruh dan ajaran budaya tersebut di Sarawak sepanjang masa.

Wisata Sejarah

Mengunjungi destinasi seperti Sarawak, tentu ada kisah sejarah menarik yang patut kita simak. Untuk menapak tilas seluk beluk sejarah Sarawak, perhentian utamanya ada di Sarawak Museum. Di sini, Anda bisa melihat langsung perkembangan kota Sarawak sepanjang masa, termasuk kebudayaannya.

Selain itu, masih ada museum lain yang seru untuk dikunjungi. Misalnya Timber Museum yang menjadi rumah informasi tentang hutan lindung dan hutan hujan yang menjadi sumber kayu utama di Sarawak.

Di samping museum, wisata sejarah juga bisa dilakukan dengan mengunjungi situs bersejarah. Ikon untuk hal tersebut, adalah The Astana, Forth Margherita, dan Tua Pek Kong Temple.

The Astana merupakan istana yang berdiri tahun 1870. Istana ini menyimpan koleksi artefak yang menarik untuk disimak. Tamannya juga sangat indah.

Sementara itu, Fort Margherita merupakan benteng pertahanan di masa perang tahun 1870an. Benteng ini berfungsi sebagai titik pengawasan aliran sungai di Sarawak. Sedangkan Tua Pek Kong Temple adalah salah satu kuil klasik yang sudah berusia ratusan tahun dan masih aktif menggelar festival keagamaan.

Wisata Alam

Dari potensi alam, Sarawak juga tak kalah semarak. Negara ini memiliki kawasan konservasi dan sungai.

Taman Nasional Gunung Mulu adalah ikon wisata konservasi alam yang selalu masuk dalam rekomendasi wisata Sarawak. Di sini terdapat pegunungan dan 2 buah goa dengan keindahan yang istimewa.

Kawasan hutan lindung juga bisa menjadi destinasi wisata alam yang asyik. Beberapa hutan lindung yang ada di Sarawak antara lain Taman Nasional Bako yang memiliki jembatan gantung, Batang Ai yang menjadi tempat melihat orang utan dari dekat, Bukit Lambir yang eksotis dengan anggrek dan tanaman pemakan serangga, Tanjung Datu yang memiliki pantai, serta Niah yang megah dengan goa-goa besar.

Sementara itu, untuk keindahan wisata air tawar, ada beberapa nama sungai yang wajib dikunjungi. Sebutlah Sungai Skrang, Sungai Rajang, dan Sungai Lemanak. (tim)