Hallobogor.com, Cibinong – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor tak akan menyerah dalam memberantas kemaksiatan di bumi Tegar Beriman. Kasatpol PP Kabupaten Bogor, Herdi, menegaskan akan menyeret pelaku prostitusi dan para pendukungnya ke kepolisian.

“Untuk bangunan maksiat akan kami bongkar. Bagi yang merusak segel dan para mucikari maupun PSK yang selalu terjaring, kami akan laporkan ke polisi agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegas Herdi, seperti dikutip Halloapakabar.com.

Ia mengatakan, profesi mucikari jelas melanggar Undang-Undang dan bentuk pidana perdagangan manusia. “Kami tak akan segan-segan melaporkan ke Polres Bogor,” ancamnya.

Dijelaskannya, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)  Nomor 6 Tahun 2010, Satpol PP memiliki wewenang untuk melakukan penyelidikan PNS maupun non PNS yang melanggar Perda. 

Mantan Camat Cibinong ini menandaskan, pihaknya juga tak akan pandang bulu. “Penindakan bukan hanya keluar tapi ke dalam instansi penyelenggara pemerintah daerah. Oknum desa sampai kecamatan yang melakukan pembiaran atau pungutan ke tempat prostitusi juga akan ditindak sesuai aturan yang belaku,” tambahnya. 

Namun penindakan terhadap oknum yang terbukti melakukan pungli tersebut akan diperlakukan berbeda menurut status kepegawaiannya. “Kalau pegawai honorer bisa langsung ke pemecatan, tapi untuk PNS kita akan berikan penindakan sesuai dengan PP 53 Tahun 2010,” terangnya.(yad)