Hallobogor.com, Cisarua – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor menyegel satu unit tempat usaha salon di bibir Jalan Raya Puncak, Warung Kaleng, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Jumat (19/5/2017). Bangunan salon milik imigran itu tidak memiliki perizinan dan melanggar garis sempadan jalan (GSJ).

Kepala Seksi (Kasi) Penegakan pada Satpol PP Kabupaten Bogor, Asep Sukamana, menjelaskan, bangunan komersil salon ini tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). “Selain itu bangunan yang disegel melanggar garis sempadan jalan,” ujarnya.

Bangunan itu, kata Asep, sudah melanggar Perda Nomor 4 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. “Selama aturan belum ditempuh pemilik, segel yang dipasang di pintu masuk usaha salon tidak boleh dicabut atau dirusak. Apabila pemilik melanggar larangan yang terpasang dalam segel, pemilik akan dikenakan sanksi, baik sanksi administrasi maupun pidana,” tegasnya.

Setelah melakukan penyegelan, petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Kantor Imigrasi, aparat Kepolisian, TNI dan dibantu unsur Muspika Cisarua, mengecek satu per satu legalitas tempat usaha yang berada di tiga lokasi, baik di Pasar Festival (Pafesta), wilayah Warung Kaleng, serta Ciburial.

“Semua tempat usaha yang diduga milik warga negara asing (WNA) asal Timur Tengah kami lakukan pendataan. Jika ditemukan belum memiliki legalitas perizinan, maka akan kami tindak tegas,” tukas Asep. (wan)