Hallobogor.com, Bogor – Yossi (17) salah seorang pelajar SMK Swasta di Bogor, tewas di RS PMI Bogor Minggu (4/10) sekitar pukul 06:30 WIB pagi tadi.

Yossi tewas akibat kena bacokan sebilah clurit dari pelajar lainnya, saat usai menegur komplotan pelajar yang sedang melakukan aksi corat-coret (vandalisme) di Jalan Waru Gang Onong, Desa Waru Kecamatan Parung Kabupaten Bogor.

Teman korban Fattah (16) menuturkan, kejadian berawal ketika Yossi dan Fattah dikejar oleh enam pelajar lainnya, usai menegur aksi vandalisme di Jalan Waru gang Onong.

“Awalnya mereka saya tegor karena melakukan corat coret ditembok, dan saya tanya pelaku anak mana? Mereka jawab anak Doski. Terus mereka mengejar kita berdua sambil bawa Clurit,” ungkap Fattah.

“Doski salah satu SMK di Bogor,” tambah Fattah.

Saat kejar-kejaran di Jalan gang Onong, Yossi (korban) turun dari motor, karena sekitar lokasi jalan gang itu ada tanjakan, jarak beberapa meter, satu dari enam pelajar itu langsung membacok Yossi.

“Ada satu orang yang mengacungkan sebilah clurit. Pas saya nengok kebelakang Yossi langsung disabet oleh clurit,” kata Fattah di RS PMI, tadi pagi.

Yossi merupakan warga Kampung Cisirung RT 02/01, Desa Rabak Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor. Yossi tewas lantaran mengalami luka serius di bagian kepala usai kena bacok oleh pelajar yang mengaku dari SMK Doski itu.

Yossi mengehembuskan nafas terakhir di RS PMI, sebelumnya Yossi dibawa ke RS Duafa setelah kena bacok.

“Korban mengehembuskan nafas terakhir di RS PMI pagi tadi,” kata Fattah lagi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan dari pihak kepolisian maupun pihak keluarga atas insiden yang menewaskan pelajar tersebut. (dan)