Hallobogor.com, Jakarta – “Scary Stories to Tell in the Dark” tampaknya tidak begitu menakutkan bagi “Hobbs & Shaw”, karena film adaptasi horor dari seri buku anak-anak Alvin Schwartz ini belum bisa menggeser posisi film dari sempalan (spin off) “Fast & Furious” itu.

Catatan film terlaris (box office) di Amerika Utara yang ditutup Minggu (11/8/2019), film horor tersebut hanya bisa meraih 20 juta dolar Amerika Serikat (AS), namun ini adalah pembukaan yang kuat untuk karya sinematografi bergenre penuh ketegangan (thriller), apalagi dengan anggaran senilai 25 juta dolar AS.

Sebagai pendatang baru yang menduduki peringkat kedua, film yang diproduksi oleh Guillermo del Toro itu menerima ulasan yang baik dari para kritikus dengan peringkat 80 persen pada Rotten Tomatoes dan mendapatkan rata-rata C dari penonton yang disurvei oleh CinemaScore.

Senang dengan kinerja film tersebut, del Toro pun mengungkapkan rasa bangganya pada “Scary Stories to Tell in the Dark”.

“Para pembuat film dan tim di CBS Films senang bahwa penonton bioskop merangkul dunia ‘Scary Stories’. Sangat memuaskan melihat keluarga yang senang dengan film ini,” ujar del Toro dilansir Aceshowbiz, Senin (12/8/2019).

Namun, tidak semua film pendatang baru memiliki nasib yang sama dengan “Scary Stories”. “Dora and the Lost City of Gold” adalah salah satu yang harus puas berada di urutan keempat dengan pendapatan sekira 17 juta dolar AS.

Meski demikian, film ini diterima dengan baik oleh penonton dengan nilai A di CinemaScore, yang dapat memberikan dorongan kuat dari mulut ke mulut.

Sementara itu, “The Art of Racing in the Rain” yang diambil dari novel terlaris Garth Stein tentang seekor anjing bernama Enzo, hanya mampu membuka box office dengan 8,1 juta dolar AS dan duduk di peringkat enam.

“The Kitchen”, sebuah komedi yang dibintangi oleh Tiffany Haddish dan Melissa McCarthy mengikuti di nomor selanjutnya dengan pendapatan sebesae 5,5 juta dolar AS.

“Akan selalu ada korban ketika ada film baru sebanyak ini. Mereka tidak bisa selalu berada di peringkat empat besar,” kata Paul Dergarabedian, analis media senior untuk pelacak box office Comscore. Demikian, seperti dikutip Indonesiaraya.co.id. (mar)