Hallobogor.com, Cisarua – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor geram dengan banyaknya pemilik bangunan vila yang nakal tidak mengantongi perizinan. Bahkan di antaranya pernah disegel namun aktivitas pembangunan kembali berjalan dan segel menghilang seperti yang terjadi di Vila Bali, Jalan Raya Puncak, Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua.

Kepala Bidang Perundang-undangan Satpol PP Kabupaten Bogor, Guas, menegaskan Satpol PP belum pernah mencabut segel yang sudah terpasang di Vila Bali. “Vila Bali pernah kami segel pada 18 Juli 2017 lalu. Bangunan yang disegel untuk pembangunan hotel tidak memiliki izin. Pemiliknya bernama David Musry. Satpol PP tidak mencabut lagi segelnya,” tegasnya. 

Gus menandaskan, Satpol PP akan kembali menyisir sejumlah vila nakal di kawasan Puncak. Bangunan dan vila yang menjadi target adalah yang tidak memiliki kriteria perizinan saat membangun. “Vila Bali akan kami datangi lagi,” ucapnya.

Hingga Kamis (5/10/2017), pembangunan Vila Bali yang berdiri di atas lahan 2,5 hektar ini masih terus berlanjut. “Saya tidak tahu-menahu pak, hanya kerja di sini. Bisa nanti saja,” kilah seorang pekerja berusaha menghindar.

Diketahui, para pemilik vila di kawasan Puncak banyak yang melanggar Perda 12 Tahun 2009 tentang Izin Mendirikan Bangunan Gedung (IMBG) dan Perda 4 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. (cep