Hallobogor.com, Bogor – Bagi warga Kota Bogor yang belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk elektronik atau electronic-KTP (e-KTP) diharapkan segera melakukan perekaman data kependudukan. Pasalnya, per 31 September 2016 merupakan batas waktu perekaman untuk pembuatan e-KTP.

Melewati batas waktu ini, sanksinya administratif berupa penonaktifan KTP reguler atau KTP lama. Dengan begitu, warga tidak akan mendapatkan pelayanan publik yang menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai basis data. Misalnya, layanan perbankan, layanan kesehatan, layanan kepolisian, layanan izin mendirikan bangunan, dan lain-lain.

Untuk ini, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor akan segera melakukan jemput bola mendatangi setiap kelurahan se-Kota Bogor guna mempercepat pelayanan bagi penduduk yang belum mendapatkan e-KTP.

“Untuk mengejar target perekaman e-KTP sekaligus juga pelayanan akte kelahiran akan melakukan pelayanan keliling jemput bola ke kelurahan-kelurahan dimulai tanggal 29 Agustus sampai 31 September 2016,” kata Dody Achdiyat, kepada Halloapakabar.com, Sabtu (20/08/2016).

Dia juga menyarankan bagi masyarakat yang masih mempunyai KTP reguler atau KTP lama tidak perlu untuk mendatangi kantor Disdukcapil karena perekaman data kependudukan sudah bisa dilakukan di enam kecamatan dan mobil pelayanan Disdukcapil keliling. “Termasuk pelayanan di mall (BTM,red),” tandas Dody. (hrs).