Hallobogor.com, Bogor – Menyusul instruksi Walikota Bima Arya yang tidak memperbolehkan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah kota Bogor ke luar kota selama pelaksanaan Ujicoba SSA, hari ini Sekdakot Ade Sarip Hidayat mengeluarkan surat perintan nomor 019/Sprint.671-DLLAJ tertanggal 31 Maret 2016.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, Ade Sarip yang juga sebagai Ketua Tim Sosialisasi Ujicoba SSA ini memerintahkan para pimpinan OPD untuk melaksanakan kegiatan Monitoring Posko Ujicoba SSA mulai hari Jumat tanggal 1 April sampai Senin 4 April 2016 yang dibagi ke dalam tiga shift. Shift pertama dari pukul 01.00 – 08.00. Shift kedua pukul 08.00 – 16.00, dan shift ketiga pukul 16.00 – 00.00 wib.

Posko Monitoring Ujicoba bertempat di Green Room Ruang Rapat III Balaikota Bogor Jalan Ir. H. Juanda 10. Para petugas monitoring tersebut wajib menyampaikan laporan kepada Sekda setiap waktu yang diperlukan selain laporan berkala tentang situasi dan kondisi di lapangan baik melalui CCTV maupun laporan langsung dari para petugas lapangan terutama apabila ada hambatan2 yang dapat mengganngu kelancaran pelaksaan SSA dari 16 titik pemantauan maupun sekitarnya.



Laporan2 dimaksud selanjutnya akan disampaikan kepada walikota sebagai bahan evaluasi dan tindaklanjut menentukan langkah2 yang diperlukan.

Terdapat 36 orang pimpinan OPD yg mendapat Sprint Monitoring SSA ini. Setiap hari 9 orang atau 3 orang dalam setiap shiftnya. (Humas Setdakot Bogor).