Hallobogor.com, Ciawi – Sekretaris Dinas (Sekdis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, Anwar Anggana, mengumpulkan semua pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Teknik Jalan dan Jembatan (TJJ) Ciawi pada pekan ini. Pegawai UPT baik yang sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun PPPK, semua diberikan pengarahan dan pembinaan sesuai peraturan pegawai agar lebih disiplin.

“Terlebih lagi, para pegawai yang bertugas di wilayah pada dinas ini kebanyakan bekerja di lapangan. Tentu harus mengetahui tentang semua peraturan,” kata Anwar Anggana.

Anwar menjelaskan, dalam peraturan kepegawaian semua pegawai diwajibkan melakukan hand key (mengisi absensi dengan sistem cap jari) dan mengikuti apel pagi setiap pukul 07.00 Wib dan saat pulang sore pukul 03.45. 

“Tentu saja bagi yang sedang sibuk di lapangan terkadang ikut menangani bencana sampai larut malam. Maka ketika mereka bertugas harus disertai surat tugas lapangan untuk pelaporan,” katanya.

Selain melakukan pembinaan kedisiplinan pegawai berdasarkan peraturan baru yang berlaku, Anwar Anggana juga menekankan agar semua pegawai melakukan inventarisasi serta pendataan ulang seluruh ruas jalan dan jembatan maupun jaringan irigasi di masing-masing wilayah dan sesuai tupoksinya.

“Menekankan kepada pihak UPT agar lebih cepat melakukan inventarisir dan pendataan ulang untuk melaporkan agar cepat ditindaklanjuti, baik jalan dan jembatan maupun saluran irigasi. Mana yang masuk pemeliharaan atau proyek pada tahun ini maupun tahun depannya,” jelas Sekdis yang baru dilantik ini.

Anwar juga menyinggung mengenai beberapa proyek yang sempat gagal lelang pada tahun 2017. Ia berharap tahun 2018 ini akan lebih baik akan dilakukan perlelangan lebih awal.

“Beberapa sudah dilakukan lelang saat ini. Pemeliharaan yang di bawah 200 juta rupiah akan kami dorong pengerjaannya mulai bulan depan,” tandasnya. (wan)