Hallobogor.com, Bogor – Bencana longsor di wilayah Kabupaten Bogor pada Senin (5/2/2018) yang terparah terjadi di Kampung Maseng RT 2/8, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk. Di kampung ini, tiga rumah tertimbun longsoran tebing jalur Kereta Api dan mengakibatkan sekeluarga tertimbun. 

Berikut ini nama-nama korban selamat dan mengalami luka yakni: Inggit (23), Anggi (20), Ihsan (20), Jana alias Dori (40), Enur (35), Asep Tajudin (40), dan Ilham (14). Para korban dibawa Ke Puskesmas Caringin.

Sedangkan enam korban hilang merupakan satu keluarga. Mereka adalah Nani (30), Asep (45, suami Ibu Nani Alan (17), Aurel (2), Aldi (8), dan Adit (9).



Longsor di Kampung Maseng ini terjadi sekira pukul 12.30 Wib. Evakuasi para korban yang tertimbun dilakukan menggunakan satu unit alat berat serta anjing pelacak mulai pukul 13.00 Wib. Ratusan aparat gabungan TNI/Polri dari berbagai kesatuan juga dikerahkan dibantu BPBD, Dinkes, serta para relawan. Namun hingga pukul 18.00 Wib atau 5 jam lamanya sekeluarga yang tertimbun belum bisa diketemukan.

Kapolres Bogor AKBP Andy M. Dicky Pastika yang ditemui di lokasi mengatakan, proses evakuasi cukup sulit karena medannya berada di pematang sawah serta diiringi hujan. “Mengingat hari mulai gelap tidak mungkin evakuasi dilaksanakan malam. Jadi dilanjutkan esok hari (Selasa 6/2/18) mulai pukul 07 00 Wib,” ujarnya didampingi Danrem 061/Suryakancana Kolonel Inf. Mohamad Hasan dan Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf. Fransisco, serta Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Edi Gunadi Wibawa dan Kepala Desa Warung Menteng Maman Fatullah.

Sementara mengenai korban longsor di Jalan Raya Puncak, Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kapolres mengatakan masih dalam proses evakuasi. Pihaknya belum bisa memastikan apakah ada korban atau tidak. “Informasi yang kami dapatkan dari saksi mata ada tiga orang yang tertimbun longsoran, makanya kami terus melakukan evakuasi. Jalur Jalan Raya Puncak juga masih kami tutup seperti kejadian malam tahun baru karena longsor-longsor susulan masih terus terjadi,” tegasnya. (cep)