Hallobogor.com, Bogor – Sekretaris Kementerian BUMN Imam A Putro menutup secara resmi acara BUMN Human Capital Managemen Great Leader Camp yang dilaksanakan selama 2 hari mulai Selasa (26/3/2019) hingga Rabu (27/3/2019) di Bogor, Jawa Barat.

“Ini merupakan acara tindak lanjut kegiatan yang sama untuk CEO beberapa waktu lalu di Lembang,” kata Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hamra usai acara penutupan acara tersebut di Megamendung Bogor Jawa Barat, Selasa (26/3/2019).

Ia mengatakan setelah dilakukan untuk CEO BUMN maka selanjutnya dilakukan hal yang sama untuk direktur SDM karena yang mengusai dan mengetahui SDM jadi nantinya mereka diminta untuk menyiapkan program-program yang kongkrit yang dapat diterapkan.

Hamra mengatakan ada dua hal perlu diperhatikan yaitu menanggulangi paham terorisme dan radikalisme serta mengembangkan rasa nasionalisme di kalangan BUMN dan kebijakan antikorupsi.

“Kami harap selanjutnya menviralkan ‘virus’ ini ke karyawan supaya mereka tidak mengikuti paham radikalisme,” ujarnya.

Acara tersebut digelar untuk para direktur SDM dari seluruh Badan usaha Milik Negara (BUMN) di Tanah Air mengambil tema Membangun Bangsa melalui Penguatan Sinergi dan Soliditas BUMN.

Tampil sebagai pembicara kunci adalah Menkopolhukam Wiranto, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius dan perwakilan dari KPK.

Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai diskusi seperti mengenai kebangsaan, sistem pengelolaan dana pensiun, membangun budaya antikorupsi, menangkal paham radikalisme dan lainnya.

Dalam paparannya Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius mengingatkan para direktur SDM di semua organisasi memiliki kewaspadaan karena mempunyai peran penting untuk menghindari paham radikal di perusahaan.

“Jadi, peran direktur SDM di organisasi itu sangat penting sehingga kontribusinya adalah kepada organisasi sehingga bisa bekerja maksimal, menghasilkan yang optimal untuk kepentingan bangsa dan negara ini,” ujar Suhardi Alius. (ant)