Hallobogor.com, Bogor – Peringatan Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober, Kota Bogor sudah memilik 90 motif batik berbagai corak. Motif batik terinspirasi dari sesuatu yang berbau Kota Bogor.

Penghasil motif batik yang tersohor di Kota Bogor diciptakan oleh Batik Bogor Tradisiku, selain itu batik kota hujan ini sudah banyak mendapatkan penghargaan.

Pemilik Batik Bogor Tradisiku, Siswaya mengatakan, setelah memasuki tahun ke-7, selain sudah banyak motif batik yang dihasilkan, beberapa penghargaan telah disandang, belum lama ini mendapatkan anugrah dari Gubernur Jawa Barat, Wali Kota Bogor, Menteri Perindustrian, dan masyarakat sejumlah pedagang.

“Ditahun ke tujuh alhamdulillah batik bogo tradisiku sudah memiliki 90 motif batik. Kedepan kami akan selalu melakukan inovasi untuk batik Bogor,” ungkap Siswaya, kepada Hallobogor.com, Jumat (02/10).

Dari 90 motif yang ada, Siswaya juga mengatakan, terfavorit adalah batik motif hujan gerimis dengan latar belakang Kota Bogor, sebagai Kota Hujan. Selain motif Kujang dan Kijang, Batutulis, Sempur dan Teratai.

“Penghargaan inovasi diberikan karena kami menemukan mozaik batik, itu terbuat dari kain percak yang sudah tidak terpakai dan oleh kami dimanfaatkan,” terang Siswaya.

Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bogor yang juga Pelestari sejarah dan Kota Pusaka, Ace Sumanta, menambahkan, perkembangan batik tradisional yang ada di Bogor sudah ada pelopor-pelopor batik yang melestarikan warisan budaya, dua diantaranya Batik Bogor Tradisi dan Batik Handayani Nugeulis.

“Ini merupakan suatu perkembangan dan perjuangan. Kita tidak menutup diri untuk orang berkreatif. Ini adalah wujud dan implementasi Bogoh Ka Bogor karena semakin banyak orang membuat batik maka semakin tertantang sejarah Bogor terus digali dengan maksimal,” pungkasnya. (dani)