Hallobogor.com, Bogor – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Bogor, menggelar aksi unjuk rasa di depan Universitas Ibnu Khaldun tepatnya di Jalan Soleh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (10/5).

Dalam orasinya mereka menutut komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mundur. Menariknya dalam aksi tersebut para mahasiswa justru menyandera truk bahan bakar minyak milik Pertamina yang melintas di jalan.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, Koordinator aksi, HMI Cabang Kota Bogor, Hasdar mengatakan pihaknya mengecam keras pernyaataan Saut yang dinilai mereka telah mencemarkan nama baik dan atau menghancurkan HMI.

“Kami menuntut Wakil Komisioner KPK Saut Situmorang untuk segera ditangkap dan diadili serta dipecat dari jabatannya dari KPK,” kata Hasdar, Selasa (10/5).

Kata dia, HMI sebagai himpunan mahasiswa tertua di Indonesia berperan aktif dan turut berjuang melawan agresi penjajahan Belanda, maupun penghianatan Partai Komunis Indonesia serta mempelopori reformasi 1998.

“Sepatutnya negara memberi apresiasi kepada keluarga besar HMI bukan sebaliknya memanfaatkan lembaga negara untuk membredel HMI. Sudah banyak alumni HMI yang berkiprah dan berkontribusi sama negara,” jelasnya.

HMI Kota Bogor juga berencana melaporkan Saut kepada pihak yang berwajib dengan pasal pencemaran nama baik. “HMI Bogor mau melaporkan Saut ke kepolisan dengan tuduhan telah mencemarkan nama baik HMI,” ujarnya.

Selain itu, dengan menggunakan atribut HMI dan spanduk yang berisi kecamaan kepada Saut, mereka juga sempat menghentikan dan berorasi di truk tangki milik Pertamina pengangkut BBM yang tengah melintas di Jalan Sholeh Iskandar.

Aksi yang dikawal cukup ketat dari petugas kepolisian tersebut hanya berlangsung sekitar 30 menit sebelum akhirnya para mahasiswa melepaskan truk tangki untuk kembali melanjutkan perjalanannya. (drw/hlb)