Hallobogor.com, Cigudeg – Bogor Barat mempunyai rencana untuk pemekaran, tentunya prioritas APBD Kabupaten Bogor mestinya ke wilayah Bogor Barat.

“Saya mendukung yang disampaikan oleh camat mengenai jalan Malangbong yang menuju ke arah kantor balai desa untuk segera diperbaiki,” kata Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ade Ruhendi, saat membuka acara taraweh keliling (Tarling) di Masjid Al-Ikhlas, kampung Malangbong, Desa Argapura, Kecamatan Cigudeg, Rabu (1/7).

“Untuk anggaran sudah masuk ke dewan, sekarang bagaimana Camat untuk mengatur perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Kecamatan Cigudeg,” kata Ade.

Dia menambahkan, usaha atau para pengusaha yang ada di wilayah sini harus bisa membawa kemaslahatan untuk masyarakat, membawa dampak baik untuk masyarakat, kalau tidak bisa membawa dampak baik bagi masyarakat maupun pemerintah, untuk apa para perusahaan itu ada disini.

Ade juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat kampung Malangbong desa Argapura. “Saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat semua, bantuan dari Pemerintah Daerah tidak seperti dulu, dari mulai boling, jumling, tarling membawa anggaran tunai dan langsung diberikan kepada masyarakat,” katanya.

Dia menambahkan, niat yang baik itu kalau bertabrakan dengan sebuah aturan belum tentu jadi lebih baik. “Tapi jangan khawatir, saya beserta camat, wakapolsek, danramil secara pribadi mengumpulkan dana untuk Masjid Al-Ikhlas ini, kalau dilihat dari nominal mungkin tidak seberapa,” sambungnya.

Sementara itu Camat Cigudeg, Acep Sajidin mengucapkan terima kasih kepada tim rombongan tarling Pemerintah Kabupaten Bogor. “Kita sebagai tuan rumah merasa senang dan terhormat bisa kedatangan Ketua DPRD Kabupaten Bogor dalam acara tarling ini,” kata camat.

Acep menambahkan, dengan kehadiran pimpinan DPRD, insya Allah apa yang tadi telah kita sampaikan mulai dari infrastruktur jalan sampe renovasi Masjid bisa dianggarkan dan segera diperbaiki. (kab)

Hadir pada acara tarling kali ini perwakilan dari unsur OPD Pemkab Bogor, unsur Muspika Kecamatan Cigudeg, para tokoh masyarakat dan tokoh agama.
0