Hallobogor.com, Bogor – Calon Presiden nomer urut 02, Prabowo Subianto mengaku terharu dan bangga atas kesadaran kaum perempuan atau emak-emak yang mau berjuang dan berkorban untuk memenangkan dirinya dan Sandiaga Salahuddin Uno pada Pilpres 2019 yang akan datang.

Menurutnya, kondisi tersebut sangatlah langka. Sebab, disaat kondisi perekonomian bangsa sedang terpuruk tetapi muncul kesadaran dari para kaum ibu atau emak-emak untuk melek dan sadar terhadap kondisi politik saat ini dengan berjuang untuk mempertahankan kehidupan keluarganya untuk mencapai kesejahteraan.

“Saya sangat bangga dan terharu, disaat kaum bapak bekerja mencari nafkah tetapi tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup rumah tangganya dan anak-anak muda mereka sulit mencari pekerjaan, kini telah muncul gerakan dari kaum ibu, kaum emak-emak untuk memikirkan kondisi perekonomian keluarganya demi mencapai kesejahteraan dengan berjuang untuk memenangkan saya dan saudara Sandiaga Uno pada Pemilu 2019 mendatang,” kata Prabowo.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo saat memberikan arahan kepada ratusan emak-emak relawan Prabowo-Sandi seluruh wilayah Indonesia pada acara Pelatihan Dasar Jurnalisme Publik dari Departemen Jurnalisme Publik DPP Partai Gerindra, di Amphitheater Hambalang, Desa Bojong Koneng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/10/2018).

Atas dasar semangat perubahan yang di gerakan oleh kaum perempuan tersebut maka Prabowo menitipkan Indonesia untuk mencapai kesejahteraan dan keadilan kepada kaum emak-emak untuk berjuang dan memilih pemimpin yang terbaik pada Pemilu 2019 mendatang. Ia juga menegaskan kepada kaum emak-emak untuk menjadikan dirinya bersama Sandiaga Uno sebagai alat mencapai kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Saya titipkan Indonesia dan kesejahteraan anak cucu di pundak emak-emak. Jadikan saya dan Pak Sandi sebagai alat untuk menciptakan Indonesia yang adil makmur dan sejahtera untuk anak-anak dan cucu emak-emak semua,” tegas Prabowo yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan dari para peserta.

Disisi lain, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Sudaryono yang membuka acara tersebut juga menyampaikan apresiasinya kepada kaum perempuan Indonesia yang mau dan rela membagi waktu antara mengurus kebutuhan rumah tangganya dengan ikut berpolitik memenangkan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno pada Pemilu 2019 mendatang. Apalagi kehadiran emak-emak relawan Prabowo-Sandi pada acara tersebut berasal dari biaya pribadi dan kesadaran sendiri ditengah situasi kondisi ekonomi keluarganya yang bisa dikatakan pas-pasan.

“Sekali lagi saya apresiasi semangat emak-emak semua yang rela membagi waktu antara mengurus kebutuhan rumah tangga dengan turun langsung berpolitik memenangkan pasangan Prabowo-Sandi. Saya sangat terharu karena emak-emak hadir kesini atas biaya sendiri dan kesadaran sendiri. Itu suatu hal yang sangat amat membanggakan dan mengharukan bagi kita semua,” ungkap Sudaryono.

Menurutnya, ditengah sulitnya keadaan ekonomi saat ini, para emak-emak tersebut hadir atas dorongan idealisme demi Indonesia yang lebih baik dan demi kehidupan mereka yang lebih baik. Bahkan, mereka juga telah berkorban waktu serta berkorban tenaga, dan berkorban perhatiannya kepada keluarga mereka untuk sampai hadir di tempat ini dari tempat tinggal mereka yang jauh hanya untuk mengikuti pelatihan dan mendengarkan arahan dari Capres nomer urut 02 Prabowo Subianto.

“Karena kalau emak-emak sudah bergerak, itu bisa mengubah keadaan bangsa ini. Semoga perjuangan kita semua, perjuangan kaum ibu, kaum emak-emak mendapatkan ridho dari Allah SWT, Tuhan yang maha esa untuk Indonesia yang lebih baik untuk kesejahteraan keluarga emak-emak semua,” ungkapnya.

Pelatihan Jurnalisme Publik

Selain mendapatkan arahan langsung dari Calon Presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto, dan Wasekjen DPP Partai Gerindra Sudaryono, ratusan emak-emak relawan Prabowo-Sandi perwakilan dari seluruh Indonesia ini juga mendapatkan pelatihan jurnalisme publik.

Kepala Departemen Jurnalisme Publik DPP Partai Gerindra, Hazmi Srondol menjelaskan bahwa pelatihan jurnalisme publik bagi emak-emak relawan Prabowo-Sandi itu bertujuan untuk melatih bakat menulis mereka menjadi hal yang lebih positif.

Wakil Direktur Media dan Komunikasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Budi Purnomo Karjodihardjo yang ikut hadir dalam kegiatan pelatihan jurnalisme publik tersebut menyambut baik prakarsa yang positif ini.

“Tujuan dibuatnya pelatihan jurnalisme publik ini agar emak-emak semua meningkatkan bakat menulisnya menjadi hal yang lebih positif. Dari pada update status di facebook atau media sosial lainnya dengan curhatan masalah keluarga lebih baik menulis dengan hal-hal yang lebih bermanfaat dan positif,” kata Hazmi di Amphitheater Hambalang, Desa Bojong Koneng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (21/10/2018).

Menurut Hazmi, banyak kaum ibu atau emak-emak sekarang ini yang tidak hanya mengurus kebutuhan rumah tangganya saja tetapi mereka bisa mencurahkan ide dan pemikirannya menjadi sebuah karya tulisan yang bermanfaat bagi bangsa Indonesia. Bahkan, banyak pula kaum perempuan yang menulis novel untuk menyalurkan bakat positifnya.

“Jadi saat ini sudah bukan jamannya lagi kaum ibu atau emak-emak itu yang hanya mengurus dapur saja, tetapi mereka bisa menulis novel atau cerita yang jauh lebih bermanfaat untuk publik dan bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari kegiatan menulis nya,” tutur Hazmi.

Selain melatih kaum emak-emak untuk menulis, Hazmi menjelaskan bahwa pelatihan ini juga untuk membaca dan memahami kondisi politik bangsa ini dari berita-berita yang tidak benar alias hoax yang kerap beredar di masyarakat.

“Kita juga memberikan pemahaman kepada kader perempuan kita untuk dapat memahami segala bentuk informasi yang beredar di masyarakat. Sehingga, kita bisa mengetahui mana informasi yang hoax dan mana yang benar. Dengan begitu kita menjadi lebih cerdas dan lebih bijak dalam merespon segala bentuk informasi yang beredar di masyarakat,” tandasnya. Demikian, seperti dikutip Pusatsiaranpers.com (tim)