Hallobogor.com, Bogor – Jumlah tenaga kesehatan di Kota Bogor masih kurang. Belum memadainya tenaga kesehatan ini karena sejak tahun 2015 tidak ada pengangkatan pegawai negeri sipil (PNS).

Guna mengatasinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan sejumlah terobosan. Antara lain dengan mengoptimalkan kemampuan dan kompetensi tenaga kesehatan yang ada serta melakukan perekrutan tenaga kesehatan dengan sistem Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) meski jumlahnya belum maksimal.

Guna mengoptimalkan kemampuan dan kompetensi tenaga kesehatan, Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kota Bogor belum lama ini menggelar sosialisasi jabatan fungsional tenaga kesehatan di lingkungan Pemkot Bogor. Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat di kantor Dinas Kesehatan, Senin (27/08/18).

Kepala Bidang Mutasi dan Pengembangan Karir BKPSDA Kota Bogor, Henny Nurliani mengungkapkan, peserta kegiatan adalah tenaga kesehatan mulai dari dokter, dokter gigi, perawat, dan apoteker.

Tujuan sosialisasi ini untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan dan pemahaman baik regulasi yang baru dan kompetensi yang harus mereka miliki sebagai tenaga fungsional kesehatan. Oleh karena itu pihaknya mendatangkan narasumber dari Kementerian Kesehatan Pusat dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. (dns)