Hallobogor.com, Bogor – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor berhasil menduduki kinerja PDAM terbaik se-Indonesia. Prestasi ini hasil penilaian Kementerian Pekerjaan Umum, DPP SPAM, BPKP, dan BPK.

“Kami tidak dimintai data atau diminta datang dalam proses penilaian ini. Mulanya kami hanya menerima informasi dari DPP SPAM kalau PDAM Tirta Pakuan sekarang pertama, sudah melampaui PDAM Malang dan Buleleng. Baru pada hari Senin (14/5/2018) saya baca berkas dan benar sudah resmi PDAM Tirta Pakuan sekarang sudah dicantumkan dalam buku kinerja PDAM se-Indonesia. Ini hadiah ulang tahun PDAM ke-41. Kami tidak ingin sombong tapi ini jadi motivasi,” kata Direktur PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, H. Deni Surya Senjaya, Selasa (15/5/2018).

Guna meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor akan meningkatkan kualitas dengan mengadakan dua proyek besar.

Pertama, menambah mesin pompa air terbesar dengan kapasitas 3×100 liter per detik. Mesin ini akam ditempatkan di kawasan Cipaku.

Sedangkan nilai investasinya dari pagu penawaran Rp4,5 miliar ditetapkan Rp3 miliar lebih. Sesuai hasil tender dimenangkan oleh perusahaan asal Turki. 

Sedangkan untuk pengadaan alat pengatur tekanan air (conveyor), PDAM meluncur ke Spanyol. Alat ini hanya ada di Spanyol yang berfungsi untuk menekan tingkat kehilangan air. “Jadi kita ke sana untuk memastikan jangan sampai tertulis “made in Spanyol” tetapi buatan Cina. Jadi kami ke sana dalam rangka melihat bagaimana produksinya,”

Sedangkan investasinya sesuai hasil tender dari pagu Rp5 miliar ditetapkan sekira Rp4 miliar.

Dengan pengadaan alat pompa dan alat pengatur tekanan air ini, kata Deni, PDAM mengharapkan dapat menambah debit air khususnya di kawasan zona 3 dan 4. Di mana satu-dua bulan ke belakangan pelanggan di kawasan tersebut kerap komplen akibat distribusi air yang berkurang.

“Dua project ini ditarget selesai Agustus dan September 2018 bisa dipakai,” ujarnya.(cep)