Hallobogor.com,Megamendung – Kondisi jalur alternatif Cikopo Selatan, yang masuk dari Ciseupan dan keluar di Cisarua, kini sudah tidak nyaman lagi. Jalur sepanjang 17 kilometer tersebut, selalu mengalami kemacetan. Ini dikarenakan, di jalan tersebut, tepatnya di kampung Pasirmuncang, desa Sukamanah, kecamatan Megamendung, terdapat terminal bayangan angkutan kota, jurusan Pasirmuncang Ciawi, yang mangkal di pinggir jalan. 

Mangkalnya angkot dipinggir jalan, menjadikan laju kendaraan menjadi terhambat, dan hal itu diperparah dengan badan jalan yang sempit. Hingga, disaat hari hari libur, kemacetan di kawasan tersebut terjadi cukup parah, hingga menghasilkan antrian kendaraan sekitar 2 kilometer.

Untuk menangani masalah tersebut, pemerintahan desa Sukamanah, sudah berupaya kepada pemkab Bogor, supaya diwilayah itu, dibuatkan sub terminal. Tetapi, pengajuan yang dilayangkan setiap.tahun.itu, belum ada respon dari pemerintah. “Memang di.Pasirmuncang, sangat diperlukan adanya sub terminal. Ini diperlukan, supaya angkutan kota tidak menumpuk, di pinggir jalan. Tetapi, ajuan tersebut, hingga kini.belum.ada tanggapan dari pemerintah,” ujar kades Sukamanah,.H. Ismail.

Kendari demikian, untuk meminimalisir  kemacetan tersebut, pihak desa melakukan upaya dengan membuat jalan lingkar di sekitar pasar. Jalan sepanjang 400 meter yang selesai diaspal dua hari lalu itu, diperuntukkan bagi angkutan kota yang naik dan menurunkan penumpang.”upaya kita untuk menangani kemacetan, pihak desa sudah membuatkan jalan yang melingkari pasar. Nantinya, semua angkot yang menaikkan penumpang dan menurunkan penumpang, akan menggunakan jalan itu,” pungkasnya. (dang)