Hallobogor.com, Ciawi – Puluhan tahun hingga berganti camat beberapa kali, Terminal Ciawi tak kunjung terwujud. Padahal, kondisi perempatan Ciawi sebagai muka Kabupaten Bogor wilayah selatan dan Puncak sudah sangat semrawut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sendiri sudah sejak lama melakukan feasibility study (FS) bakal Terminal Ciawi. Dari informasi yang diperoleh, pembangunan Terminal Ciawi terbentur harga tanah yang mahal yang mencapai total Rp100 miliaran.

Soal Terminal Ciawi ini menjadi isu dan aspirasi utama masyarakat Kecamatan Ciawi yang disampaikan kepada Anggota Fraksi PPP DPRD Provinsi Jawa Barat asal Dapil V Kabupaten Bogor, H Teuku Hanibal Asmar saat melakukan reses III 2016 di Masjid Besar Baiturrahman, Kampung Seuseupan Kaum RT 04/07, Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Rabu (14/12/2016).

“Selama saya jadi anggota dewan 10 tahun belum ada solusi mengatasi kesemrawutan di Ciawi. Jalan jadi tempat ngetem dan bongkar muat. Sebetulnya tinggal kemauan atau goodwill kepala daerah dan didorong oleh anggota DPRD Kabupaten Bogor. Kalau menurut masyarakat anggarannya hanya Rp100 juta untuk pembebasan lahan itu mah kecil. APBD Kabupaten Bogor mampu,” ungkap Teuku Hanibal.

Menurut Ikbal, sapaan akrabnya, jika Pemkab Bogor sudah siap lahannya maka dirinya siap memperjuangkan anggaran di Pemerintah Provinsi Jabar untuk pembangunan terminalnya. “Harus diupayakan dulu oleh Pemkab Bogor untuk pengadaan lahannya. Pemprov Jabar siap bantu anggaran pembangunan terminalnya. FS nya juga jangan sampai salah seperti Terminal Cileungsi,” tegasnya.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Desa Bendungan, H Zein. “Masyarakat Ciawi sudah 12 tahun mengajukan Terminal Ciawi dalam setiap Musrenbang. Tapi belum pernah bisa terwujud,” katanya.

Tokoh masyarakat lainnya, Kholik, menyarankan agar semua anggota dewan dari provinsi dan Kabupaten Bogor berembuk soal Terminal Ciawi.

Reses yang diisi dengan dialog interaktif ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat Ciawi yang juga mantan Ketua DPRD dan politisi PPP Endang Kosasih, Kasi Pemerintahan Ciawi Heri, Kepala Desa Bendungan Ading, Kades Banjarsari, Kades Telukpinang, Sekdes Pancawati Kecamatan Caringin, Babinmas dan Babinsa Ciawi, tokoh masyarakat Bendungan M Zein, Karang Taruna, KNPI, dan sejumlah kader. (cep/wan)