Hallobogor.com, Bogor – Tahun 2016 Kota Bogor dihadapkan pada peningkatan volume sampah 2 persen per tahun. Pada tahun 2014 volume sampah 1.901 m3 per hari meningkat menjadi 1.940 m3 per hari di tahun 2015.

“Untuk mengatasi kenaikan volume sampah dari 100 persen, 73 persen dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) Galuga,” kata Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor, Irwan Rianto, Selasa (05/01). Demikian, seperti dikutip Halloapakabar.com.

27 persen lagi, lanjut Irwan, untuk mengurangi sampah tidak terangkut dibuang ke TPA Galuga, dikembangkan program tempat pengelolaan sampah (TPS) reduce reuse dan recyle (3R) di lingkungan pemukiman warga.

BACA JUGA :

Akses TPA Galuga Diblokir Warga

“Saat ini sudah terdapat 25 TPS 3R tersebar di sejumlah wilayah Kota Bogor. Satu TPS 3R bisa mengelola sampah 10 hingga 15 m3,” kata dia.

Selain TPS 3R, imbuh Irwan, pengelolaan sampah di lingkungan pemukiman warga melalui bank sampah, dimana saat ini terdapat 56 bank sampah tersebar di wilayah Kota Bogor.

Irwan juga mengungkapkan, seiring penambahan jumlah penduduk untuk mengatasi peningkatan volume sampah butuh pemahaman kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. (hrs)