Hallobogor.com, Cisarua – Realisasi pembangunan yang didanai Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2018 di seluruh desa mulai dipantau. Tim monitoring dan evaluasi (monev) gabungan per kecamatan mulai turun ke setiap desa untuk melakukan audit.

Setiap titik pembangunan infrastruktur maupun pembangunan nonfisik yang didanai DD dan ADD diperiksa secara detail yang dipimlin oleh ketua tim monev yang juga Kasie Ekonomi dan Pembangunan di setiap kecamatan.

Kasie Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Cisarua, Hendrawan, mengatakan, bahan pemeriksaan yang dilakukan tim monev ini selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Inspektorat. “Hasil pembangunan yang dilaksanakan oleh setiap desa dimonitor dan pemeriksaan yang sedang kami laksanakan merupakan bahan dasar yang akan dijadikan sampel oleh Inspektorat. Untuk itu, pemeriksaan yang dilakukan oleh tim monev dilakukan dengan akurat, dari pemeriksaan administrasi hingga ke hasil fisik pembangunanya,” ujarnya.



Sementara itu, baru tiga desa di Kecamatan Cisarua yang telah diperiksa. Yakni, Desa Cilember, Jogjogan, dan Desa Batulayang. Hasil dari pemeriksaan di tiga desa ini, tim belum menemukan hal-hal yang sifatnya mengarah kepada penyalahgunaan dana pembangunan itu. “Hasil sementara monitoring ke beberapa desa, hingga saat ini hasil antara laporan administrasi dan fisik di lapangan tidak ditemukan hal yang negatif. Fisik pembangunan sesuai dengan proposal pengajuan,” imbuh Hendrawan.

Pantauan di Desa Jogjogan, petugas dalam memeriksa fisik terlihat begitu detail, badan jalan yang diaspal diukur menggunakan meteran. “Memang harus seperti itu, karena volume fisik tersebut jumlahnya tercantum dalam laporan, kami tidak mau gegabah dalam hal ini,” pungkasnya. (dang)