Hallobogor.com, Bogor – Ketua tim sukses (timses) relawan Ichsan Firdaus Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Fauzi, merasa geram. Pasalnya, alat peraga kampanye (APK) seperti spanduk dan bendera calon legislatif jagoannya yang dipasang di halaman rumahnya raib.

“Hilangnya kata saksi mata yang lihat, kira-kira sekitar jam 10 malam tadi, saya gak lihat, kalau saya lihat pasti dipermasalahkan,” ucap Fauzi, Kamis (13/12/2018).

Berdasarkan saksi mata, kata Fauzi, APK tersebut diduga dicabut oleh Satpol PP yang memang sedang melakukan giat pencopotan spanduk yang melanggar UU kampanye.

“Akan tetapi saya heran kenapa APK yang dipasang di rumah saya pun kena ikut sasaran. Padahal itu masuknya bukan di ruang publik. Tapi di halaman rumah pribadi saya,” tegasnya.

Fauzi menandaskan, pihaknya sangat mendukung akan penertiban APK oleh Satpol PP dan Panwaslu. Namun, kata dia, jangan sampai APK yang sudah sesuai aturan juga terkena sasaran.

“Kalau di ruang publik, apalagi hingga memasang spanduk dengan cara memaku pohon jelas itu merusak dan melabrak aturan. Saya sangat setuju jika dicabut. Tapi kan ini di rumah, dan saya adalah tim sukses bapak Ichsan Firdaus di desa saya, jadi salahnya itu di mana dan peraturan mana yang dilabrak,” sambung Fauzi.

Sejauh ini, terang Fauzi, relawan Ichsan Firdaus selalu mensosialisasikan Ichsan ke masyarakat dengan cerdas dan tidak melabrak aturan.

“Tidak ada satupun spanduk Pak Ichsan Firdaus yang terpampang di pohon atau fasilitas umum,” jelasnya.

Dia menerangkan, sosialisasi kita ke masyarakat untuk lebih mengenalkan pak Ichsan selain dengan cara door to door, juga tidak memasang spanduk yang mengganggu fasilitas umum.

“Karena itu yang selalu diimbau oleh tim sukses di atas kepada kita,” katanya.(cep)