Hallobogor.com, Tanah Sereal) – Rika Mustikawati, Tenaga kerja asal Tanah Sareal, Kota Bogor yang bebas dari ancaman hukuman mati di Arab Saudi, ternyata belum bisa pulang ke tanah air. Tertundanya kepulangan TKW itu karena ada kekurangan kelengkapan administrasi.

Rika tertahan pulang ke tanah air, karena permasalahan data identitas di Jeddah, Arab Saudi. Dewi, adik Rika menuturkan, keluarga mendapat kabar dari pihak Kementerian Luar Negeri bahwa kakaknya tidak bisa pulang ke Indonesia hari ini.

“Tadi saya ditelepon orang pihak Kemenlu. Informasinya, batal pulang, karena masalah sidik jarinya berbeda,” katanya di rumahnya Jalan Ahmad Yunus Jembatan Sukaresmi Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor.

Menurutnya, seperti dikutip Poskotanews.com, jika tidak ada kendala, kakaknya bisa pulang hari ini dan tiba di Bandara Soekarno Hatta pukul 15.00 WIB sore.

“Kepastian balik kapan, kami belum tahu. Kalau untuk masalah kasus hukumnya sudah selesai,”paparnya.
Ia dan keluarga masih berharap-harap cemas untuk menunggu kakak perempuannya kembali berkumpul. Sebab, sudah hampir 6 tahun ia tidak berjumpa dengan kakaknya.

Rika merupakan TKI yang bekerja di Arab Saudi. Ia berangkat pada tahun 2009 dengan jalur resmi yang disalurkan PT Boksan, yang beralamat di Jakarta.

Namun pada 2012, pihak keluarga di Bogor mendapat kabar tidak sedap berupa surat pemberitahuan dari Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler, Jakarta.

Dalam surat itu, disebutkan jika Rika tersangkut kasus hukum dan divonis hukuman mati. Namun upaya Presiden Joko Widodo pemerintah luar negeri Indonesia, ia akhirnya dibebaskan dari hukuman mati. (pos)