Hallobogor.com, Bogor – Wakil Wali Kota Bogor Ir. Usmar Hariman mengemukakan, hasil peninjauannya, pekerjaan proyek jalan tol Bogor Outing Ring Road (BORR) Seksi IIB (ruas Kedung Badak-Simpang Yasmin) sudah mencapai 70 persen. Sehingga, ini akan mempercepat progress selanjutnya tahap III dan Pemkot menargetkan tahun 2019 sepanjang Jalan Sholeh Iskandar (Sholkan) Kota Bogor akan bebas macet pada 2019.

“Sejak awal Pemkot meminta progress BORR tahap IIB ini dipercepat 100 hari dari rencana semula. Komitmen itu ternyata dipenuhi oleh pengelolanya PT Marga Sarana Jabar (MSJ) dan sekarang sudah mencapai 70 persen. Jadi, dari prediksi awal selesai pada bulan Maret 2018, sekarang diperhitungkan lebih cepat lagi 30 hari, berarti di bulan Februari 2018 harus sudah selesai tahap IIB,” papar Usmar Hariman.

Setelah tahap IIB rampung, kata Usmar, proyek tol BORR akan dilanjutkan fase III dari Simpang Yasmin sampai Simpang Salabenda kurang lebih berjarak 5 kilometer. “Jadi nanti akan ada kenyamanan jalur kiri maupun kanan jalur Sholeh Iskandar yang tadinya dua lajur menjadi empat lajur ditambah tolnya di atas. Jadi masalah kemacetan di jalan Sholeh Iskandar di tahun 2019 nanti akan selesai,” ujarnya.

Usmar menjelaskan, jalan tol BORR akan menyambungkan antara Kota Bogor dengan Kabupaten Bogor sebelah timur (Jagorawi/Sentul)-Kabupaten Bogor sebelah Barat-Parung (Kabupaten Bogor sebelah utara), Depok, dan Jakarta wilayah selatan.

Sebelumnya, Sekretaris PT Wijaya Karya (Wika), Puspita Anggraeni, menegaskan, proyek tol BORR Seksi IIB adalah proyek jalan layang tol yang dibangunĀ 

untuk mengurai kemacetan sepanjang Jalan Sholeh Iskandar dan memberikan kenyamanan bagi pengendara mobil yang akan keluar menuju Jakarta akses Jagorawi. “Jalan layang ini akan dioperasikan kuartal I Tahun 2018 dan telah memasuki progress 70% dan memasuki sequence pekerjaan pemasangan parapet,” sebutnya. (dns/cep)