Hallobogor.com, Bogor – Seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai dilaksanakan pada Rabu (7/11/2018). Tempat pelaksanaan dipusatkan di Gedung Tegar Beriman Pemkab Bogor di Cibinong selama tiga hari.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, total jumlah pelamar yang masuk ke Pemkot Bogor sebagai Panitia Seleksi Daerah (Panselda) mencapai 5.712 orang. Setelah diverifikasi via online hanya 4.239 yang lulus registrasi. Sedangkan yang dilamar, jumlah bidan 1.857 dan guru 1.020. Asal pelamar ada pula dari luar Bogor karena Cianjur dan Sukabumi tak rekrut PNS tahun ini.

Sedangkan yang bakal diterima bekerja sebagai PNS di Pemkot Bogor hanya 244 orang sesuai jatah formasi yang diberikan pemerintah pusat. Ke 244 orang itu terdiri dari umum 213, honorer eks kategori 2 18 orang, disabilitas 2, dan cumlaude 11. Sedangkan berdasarkan klasidikasi banyak formasi di bidang informasi teknologi (IT) dan infrastruktur (teknis) sesuai visi misi Pemkot Bogor.

“Sebetulnya Kota Bogor butuh banyak PNS. Tenaga pendidik saja butuh 1.800 orang. Tapi semua kebijakan dari pusat. Formasi untuk Kota Bogor hanya 244 orang,” kata Bima Arya didampingi Sekda Ade Syarif Hidayat, Sekretaris BKPSDA Dani dan Kabid Formasi BKPSDA Dayat, Selasa (6/11/2018).

Bima menegaskan bahwa Pemkot Bogor hanya terima jadi. Semua kebijakan dari pemerintah pusat. Pemkot sebagai panselda hanya bertugas meregistrasi. Sedangkan pelaksana adalah Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). “Jadi tidak ada intervensi apapun,” tegasnya.

Bima menambahkan, ke depan bakal ada gebrakan revolusioner dari Pemerintah Pusat. “Pegawai bisa diterima dengan cara perjanjian kerja, tidak melalui penerimaan CPNS. Bahkan bisa jadi kepala dinas,” imbuhnya. (cep)