Hallobogor.com, Cibungbulang – Merasa jengkel dengan kondisi kantor Kepala Desa Cibatok Satu yang tidak jelas tempatnya, puluhan
warga Desa Cibatok Satu, Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bagor ahirnya mendatangi kantor Kecamatan Cibungbulang.

Aksi kepung Kecamatan Cibungbulang yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat (Geram), menuntut Kepala Desa Cibatok Satu mundur dari jabatannya, karena di anggap tidak bisa menyelesaikan masalah.

Dalam aksinya Kooordiantor Lapangan Geram Hasyemi Faqihudin mengatakan, bahwa aksi unjuk rasa yang dilakukannya merupakan spontasnitas dilakukan warga, karena kejengkelan warga atas kantor Desa Cibatok Satu yang tidak jelas tempatnya.

“Atas nama warga, kami menutut agar segera membangun lahan baru di tahun 2015. Bukan di tahun 2016. Pasalnya kantor Desa Cibatok selama ini berada di rumah pribadi, hal itu menguatkan dugaan terjadinya korupsi,” ungkap Hasyemi dalam orasinya, Selasa (17/11)

Menurutnya, saat ini warga bukan hanya jengkel kepada Kades, warga juga merasa jengkel pada Camat Cibungbulang yang sekarang. Sebab, Camat Cibungbulang seakan-akan tutup mata atas terjadinya penyalahgunasn tempat yang du lakukan Kades Cibatok Satu.

Atas dasar itu, kata Hasyemi, warga meminta Agar Setiawan Camat Cibungbulang di mutasi. Namun bila hal itu tidak di indahkan, warga mengancam akan kembali unjuk rasa dengan membawa kekuatan warga yang lebih besar.

“Masyrakat akan kembali berunjuk Rasa Lebih banyak lagi, kalau tidak ada perubahan di desa Cibatok satu. Bahkan saat ini warga yang sedang melakukan unjuk rasa di kantor Kecamatan Cibungbulang juga tak ditemui,” kata Hasyemi.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan Geram ini sempat membakar ban di depan kantor kecamatan dan akibatnya petugas kepolisian yang disiagakan di lokasi kewalahan. Namun aksi unjuk rasa warga ini tetap tertib dan ahirnya bisa diredam dengan baik. (doy/hlb)