Hallobogor.com, Bogor – Jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor periode 2018-2021 telah resmi dikukuhkan dan dilantik oleh Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi. Acara berlangsung di Balaikota Bogor, Senin (5/11/2018).

Pelantikan Pengurus PWI Kota Bogor bertema “Profesionalisme, Jadikan Pers Pilar ke-4 Sebenarnya” ini, dihadiri Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, jajaran Muspida Kota Bogor, jajaran pengurus PWI Jawa Barat, para mantan ketua dan pengurus PWI Kota Bogor, serta para undangan.

Usai melaksanakan pelantikan, Mirza Zulhadi dalam sambutannya selain mengapresiasi langkah dan kegiatan yang dilakukan PWI Kota Bogor, juga mengatakan bahwa momen pengukuhan dan pelantikan pengurus PWI Kota Bogor ini menjadi awal yang baik agar wartawan bisa meningkatkan profesionalisme dan kontribusi terbaik.

“PWI saat ini sedang menggalakkan Uji Kompetensi Wartawan atau UKW. Ke depan, Dewan Pers akan mengeluarkan himbauan agar narasumber mengutamakan wartawan yang telah lulus UKW dan perusahaan pers yang telah terverifikasi Dewan Pers. Selain kode etik, akan diluncurkan pula code of conduct agar menjaga perilaku wartawan dalam bertugas,” ujar Mirza yang sekira tahun 88 sudah menjadi wartawan di Kota Bogor.

Dalam kesempatan tersebut, Mirza juga menyinggung perkembangan dunia jurnalistik yang sedemikian pesatnya sehingga sudah saatnya membutuhkan revisi aturan tentang pers. “70 persen UU Pokok Pers Nomor 40/1999 lebih ke media cetak, padahal perkembangan zaman sekarang lebih kepada media online dan digital. Contohnya, saat ini aturan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) beluk bisa mencakup semuanya, seperti TV streaming dan sejenisnya,” sebutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Bogor Bima Arya berharap serupa agar wartawan di Kota Bogor bisa menjadi sosok-sosok inspirasi dan menjadi bagian dari solusi. “Wartawan yang sifatnya lentur bisa jadi second opinion dalam menata pemerintahan yang bersih tapi diharapkan terbebas dari intervensi dan kepentingan, tidak terjebak ke dalam hal-hal pragmatis. Saya berharap wartawan tetap on the track dan bisa memerangi hoax,” paparnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor yang baru, Arihta Utama Surbakti, mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak yang telah banyak membantu kegiatan PWI termasuk dalam merenovasi gedung PWI dan menyalurkan bantuan kepada korban di Sulteng. “Kami tetap meminta masukan dan saran agar lebih bermanfaat bagi Bogor,” ucapnya.

Usai pelantikan, PWI juga menebar penghargaan dan award PWI 2018 kepada para pihak. Di antaranya penyematan Anggota Kehormatan PWI Kota Bogor kepada Bima Arya Sugiarto (Wali Kota Bogor) dan Prof. Dr. Bibin Rubini (Rektor Universitas Pakuan).

PWI Award 2018 untuk kategori ketokohan diberikan kepada Zaenul Mutaqqin, Sugeng Teguh Santoso, Hery Cahyono, dan Rizayanti. Untuk kategori instansi pemerintahan kategori keterbukaan informasi publik
diberikan kepada Dinas Pendidikan Kota Bogor dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor. Sedangkan kategori mitra kerja diberikan kepada PDAM Tirta Pakuan dan Indocement, kategori kepedulian tokoh masyarakat diberikan kepada H. Adi (owner Ayam Bakar Atok), Dede (owner DD Print), dan Hj Lilis (pengusaha wanita). PWI Bogor juga memberikan apresiasi kepada tokoh media sekaligus tokoh jurnalistik yang menghabiskan hidupnya di dunia jurnalistik H. Herman Suriawijaya. (cep)