Hallobogor.com, Bogor – Walikota Bogor Bima Arya mengakui masih memiliki hutang kepada masyarakat. Hutang tersebut merupakan janji-janji politik yang disampaikannya saat kampanye di Pemilukada Kota Bogor dua tahun silam.

“Masih ada janji yang harus saya penuhi ke masyarakat. Diantaranya janji untuk mengatasi kemacetan dan mengurangi sampah yang ada di Kota Bogor,” ungkapnya seusai membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pemkot Bogor di IPB International Convention Center (IICC), seperti dikutip Halloapakabar.com, senin (30/5/2016).

Namun demikian, politisi PAN itu mengaku optimis dapat memenuhi janji politiknya di sisa masa kepemimpinannya bersama Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman. “Insya allah, semua kan sudah ada ukurannya di Rancangan Jangka Panjang Menengah Daerah (RJPMD) Kota Bogor,” akunya.



Apalagi menurut dia, untuk memenuhi janji politik tersebut harus dilihat melalui skala prioritasnya. “Yang jelas konsep untuk Kota Bogor ini ada tiga. Fokus untuk menjadikan Kota Bogor sebagai Kota Pusaka (Haritage city), Kota Cerdas (Smart city), dan Kota Hijau (Green city),” sebutnya.

Memasuki tri wulan kedua tahun ajaran ini, Bima mengatakan, memiliki target agar semua kegiatan yang telah diprogramkan dapat berjalan dengan baik. “Jadi, semua kegiatan yang telah kami programkan akan berfokus ke tiga hal tersebut,”¬†tukasnya. (hrs).