Hallobogor.com, Bogor – Untuk menjaga kesucian jalannya ibadah puasa Ramadan dan menjaga situasi kondusif, Wali Kota Bogor Bima Arya beserta aparat Kepolisian, TNI dan Satpol PP dan Muspika menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke hotel-hotel.

Melalui giat sidak ini, Wali Kota Bogor berhasil menjaring sebanyak 12 pasangan mesum dari dua hotel berbeda di Kota Bogor, pada Sabtu (18/5/2019) hingga Minggu dinihari.

“Pokoknya ada 12 pasangan bukan pasangan sah, mereka ditemukan di dalam kamar, mereka diamankan petugas dan digiring ke Kantor Balaikota untuk didata dan diberikan peringatan,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto kepada wartawan, usai melakukan sidak.



Salah satu dari pasangan sempat menolak bahkan ada yang melarikan diri saat hendak digiring ke mobil, namun petugas dengan sigap berhasil menghalaunya. Kemudian 12 pasangan ini dibawa ke Balaikota untuk didata dan diinterogasi.

“Tujuan dari operasi malam ini memastikan di bulan Ramadan semuanya berjalan tertib tidak ada pelanggaran-pelanggaran Perda,” ujar Bima.

Selain melakukan sidak ke hotel-hotel, petugas operasi gabungan memergoki warung klontong yang menjual miras berbaga jenis dan miras oplosan yang berada di daerah Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat. Tanpa basa-basi Bima memerintahkan petugas untuk mengangkut puluhan botol miras dan oplosan tersebut.

Sedangkan petugas lainnya yang berdekatan dengan lokasi penjualan Miras, membubarkan beberapa pemuda yang sedang berkumpul guna menghindar hal-hal yang tidak diinginkan. Pembubaran ini dilakukan ketika polisi melakukan pengawasan dan patroli keliling ke sejumlah lokasi yang biasa dimanfaatkan pemuda berkumpul menikmati malam Minggu. Terlebih setelah Polisi dan TNI mendatanginya dan meminta mereka untuk kembali ke rumahnya masing-masing.

“Di beberapa titik ditemukan miras di warung-warung. Kemudian di beberapa Hotel kita amankan beberapa pasang yang akan diberikan pembinaan dan peringatan serta membubarkan pemuda-pemuda yang sedang nongkrong,” tandasnya. (dns)