Hallobogor.com, Kota – Walikota Bogor Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar Bogor untuk melakukan pengecekan harga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kita memeriksa harga-harga dan kualitas dari makanan, kalau untuk harga secara umum kenaikannnya masih wajar, kecuali satu komuditas, yaitu cabe yang kenaikannya cukup tinggi hampir 100%,” ungkapnya.

Bima mengatakan akan menugaskan dinas terkait untuk mengecek apabila terdapat penimbunan komoditas tertentu di pasar induk. Dalam sidak juga didapati penurunan daya beli untuk beberapa komoditas.



Untuk pengecekan terhadap parsel kadaluarsa di swalayan, disebutkan bahwa tidak ditemukan pelanggaran sejauh ini.

“Untuk masyarakat yang akan membeli parsel saya imbau agar mengecek kadaluarsanya. Jangan sampai kemudian mengkonsumsi barang-barang yang sudah kadaluarsa. Dan kepada toko-toko kita peringatkan agar tidak sembarangan, karena kita akan berikan sangsi,” katanya.

Dalam sidak tersebut Bima didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor Bambang Budianto, Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Andri Latif Asikin, Direktur Operasional (Dirops) Syuhaeri, dan Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Kota Bogor Mangahit Sinaga.

Sidak dilakukan dengan mengecek harga bahan kebutuhan pokok seperti daging sapi, sayur, beras, telur, tahu dan tempe kepada para pedagang. Selain itu juga dilakukan pengecekan terhadap penjualan parsel di swalayan untuk memastikan tidak ada parsel kadaluarsa yang dijual bebas. (kot)