Hallobogor.com, Bogor – Puluhan warga Kampung Ciburial, Baranangsiang, Bogor Timur, Kota Bogor mendeklarasikan diri mendukung Bima-Dedie di Pilwalkot Bogor 2018. Warga juga meminta Bima-Dedie mendatangani peresmian gapura kampung. 

Dengan antusias, warga Ciburial menyambut Bima-Dedie dengan kesenian mural yang menghiasi tembok-tembok di wilayah tersebut sehingga nampak indah dipandang. Keduanya juga sempat dilukis karikatur cepat oleh seorang seniman warga setempat dalam 3 menit.

Ketua RT 04 / RW Ciburial, Ruston Effendi, mengaku bahwa warga di wilayah tersebut sangat terharu dengan kedatangan Bima-Dedie. “Kami terharu Kang Bima dan kang Dedie bisa mengunjungi kampung kecil ini. Hanya ada 55 rumah di RT 4 ini. Tapi Kang Bima dan Kang Dedie masih mau mengunjungi kami,” ungkap Ruston, kemarin.

Ia menambahkan, kehadiran Bima-Dedie membuat warga semakin termotivasi dalam menyongsong perlombaan kebersihan antar RT tingkat Kota Bogor. “Menurut surat edaran, kampung kami ini masuk dalam kategori lomba kebersihan dan keindahan tipe permukiman sisi Sungai Ciliwung. Kedatangan Kang Bima dan Kang Dedie ini membuat warga semakin semangat. Kami mengubah wajah kampung dengan kesenian mural dari warga saluran drainase dan sungai juga kami bersihkan. Mohon doa dan dukungannya pak,” jelas Ruston.

Sementara itu, Bima Arya mengucapkan terimakasihnya atas undangan tersebut sehingga dirinya bersama Dedie Rachim bisa hadir di tengah-tengah kehangatan warga yang kompak dan kreatif. 

“Saya tertarik untuk hadir ke sini. Ternyata potensi warganya luar biasa. Rajin dan kompak. Jadi, ketika diceritakan mau ikut lomba kebersihan RT se-Kota Bogor, wilayah lain tidak banyak persipaannya seperti ini sampai di mural,” jelasnya.

Menurut Bima, syarat suatu wilayah maju salah satunya adalah kekompakannya. “Itu ada di sini. Apa ukuran kompak? di sini ada 3 generasi cucunya, anaknya, orangtuanya. Mudah-mudahan kehadiran kami disini sebagai jalan untuk membantu warga di sini. Ada 3 program yang jadi fokus kami ke depan. Yang pertama renovasi rumah tidak layak huni, BPJS kesehatan untuk semua sehingga tidak boleh ada lagi warga yang kesulitan menikmati fasilitas kesehatan. Dan yang terakhir adalah anak-anak tidak boleh putus sekolah, karena Pemkot sudah menyiapkan beasiswa bagi siswa tidak mampu,” pungkasnya. (dns)