Hallobogor.com, Cisarua – Puluhan warga Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, menggeruduk Kantor Kelurahan, Senin 5 Maret 2018. Mereka protes dengan keberadaan tower base transceiver station (BTS) yang berada di lingkungan warga namun tidak mengantongi izin dari warga. 

Warga menyampaikan aspirasinya kepada Lurah dan menuntut perusahaan pemilik tower BTS bertanggungjawab. Warga pun merasa kuatir jika suatu saat tower BTS tersebut dapat menyebabkan musibah dan pemilik tower tidak mau bertanggungjawab. 

Warga juga bersikukuh mendesak pihak berwenang memindahkan tower BTS tersebut. Dede, tokoh masyarakat Kelurahan Cisarua, mengaku kecewa dengan tidak hadirnya pemilik tower. 

“Kami kecewa pemilik tower tidak datang dalam mediasi hari ini. Kami minta tower tersebut dipindahkan dari kampung kami. Hari ini kami minta tower disegel dan dimatikan listriknya,” tegasnya.

Lurah Cisarua, Endang Somantri, membenarkan bahwa selama ini tower BTS tersebut tidak ada izin dari warga dan dari pihak Kelurahan.

“Saya sepakat dengan warga jika memang keinginan warga seperti itu. Saya tidak tahu menahu mengenai izin tower tersebut. Dari warga pun juga demikian. Tidak ada izin dari warga,” tegasnya.

Dalam pertemuan itu, pihak perusahaan pemilik tower hanya diwakili oleh tenaga maintenance bernama Asep. “Pak Asep tolong segera sampaikan kepada pimpinannya mengenai tuntutan warga ini agar permasalahan segera selesai,” pinta Endang Somantri.

Setelah pertemuan di kelurahan, warga bersama Lurah, Babinmas, Babinsa lantas beramai-ramai menuju lokasi tower BTS dimaksud. Warga bersama aparat pun kemudian melakukan penyegelan dan pemutusan aliran listrik ke tower BTS. (wan)