Hallobogor.com, Ciawi – Calon Bupati Bogor nomor urut 3 Ade Ruhandi alias Jaro Ade bersilaturahim dengan warga Desa Teluk Pinang di RT 2/4, Kecamatan Ciawi, Jumat (9/3/2018). Jaro Ade berdialog dengan masyarakat yang mayoritas dihadiri ibu-ibu rumah tangga.

Di sepanjang jalan yang dilalui, Jaro Ade juga menyempatkan nenengok beragam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) masyarakat Teluk Pinang, seperti pembuatan sandal sepatu, boneka, dan aneka makanan minuman seperti produksi tahu tempe.

Saat berdialog, ibu-ibu curhat seputar kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi di Teluk Pinang. Antara lain ingin sembako murah, pengangguran, biaya listrik mahal, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), banyaknya bank keliling, hingga infrastruktur wilayah.



“Kami warga Teluk Pinang ingin difasilitasi oleh Kang Jaro Ade terkait masih banyaknya pengangguran. Padahal di Desa Teluk Pinang ini banyak perusahaan dan pabrik,” kata Ketua RW setempat, Rohendi.

Menjawab beragam kesulitan yang dihadapi warga Teluk Pinang, Jaro Ade memaparkan bahwa dirinya bersama wakilnya Ingrid Kansil memiliki program 500 ribu lapangan kerja di antara program 7 pilar.

“Kalau ada pihak yang meragukan nahaimana caranya, saya jawab, caranya sederhana. Perlu keberanian, ketegasan, dan komunikasi yang baik kepala daerah dengan seluruh investor. Kepala daerah Kabupaten Bogor harus bisa melarang perusahaan merekrut tenaga kerja dari luar Bogor selama warga Kabupaten Bogor mampu jadi tenaga kerja. Jadi jangan sampai warga hanya diminta tanda tangan ketika ada perusahaan baru, tapi lupa setelahnya,” ungkapnya.

Terlebih, kata Jaro Ade, semua kepala daerah di sekeliling perbatasan Kabupaten Bogor merupakan kawan dekatnya. “Saya juga siap kerjasamakan dengan kepala daerah di perbatasan. Semua kawan kawan saya. Mereka bisa membantu khususnya bagi masyarakat yang tinggal di sekitar perbatasan Kabupaten Bogor,” paparnya.

Demikian pula di bidang perbaikan infrastruktur desa, lanjutnya, akan diprioritaskan karena Golkar bersama tim koalisi punya 24 wakil rakyat di parlemen yang siap membantu.

Demikian pula di sektor kesehatan. Jaro Ade memiliki program tiga orang petugas kesehatan keliling kampung untuk melayani kesehatan masyarakat dengan baik. “Saatnya membahagiakan rakyat. Rakyat harus dikasih solusi,” tukasnya.

Di antara program 7 pilar, Jaro Ade menambahkan bahwa dirinya bersama Ingrid siap menambah pagu indikatif anggaran per desa Rp1 miliar. “Tambahan dana desa ini untuk RT RW, linmas, kader, guru ngaji, kelompok masyarakat, dan sebagainya. Sisanya terserah atur untuk rakyat. Juga bisa untuk memperkuat modal UMKM. Jangan ada lagi misalnya kebutuhan makan minum rapat-rapat pemerintah beli dari luar. Harus produk rakyat.

“Saya mohon doa dan dukungan bisa memimpin Kabupaten Bogor bersama Ingrid Kansil. Saya bukan orang dadakan. Setidaknya saya sudah berbuat dan pengalaman jadi Kepala Desa dua periode hingga Ketua DPRD,” ujarnya yang saat itu didampingi pula oleh mantam Bupati Bogor Albert Pribadie.

Dalam kesempatan dialog itu, Jaro Ade juga meminta kepada masyarakat agar dapat menjaga kondusifitas. “Jangan hanya gara-gara Pilkada cemberut antartetangga. Beda pilihan itu hal biasa. Jaga silaturahim. Semua harus datang ke TPS, coblos nomor 3,” ajaknya. (cep)