Hallobogor.com, Ciawi – Prestasi siswa-siswi kelas XI SMK Wijaya Plus 2 patut diacungi jempol. Para pelajar jurusan multimedia ini sudah bisa menghasilkan karya ilmiah sebanyak 12 buku tutorial photoshop untuk pemula.

Yang cukup membanggakan, para siswa mampu merampungkan buku tutorial photoshop tersebut dalam waktu satu bulan saja. Buku setebal 40 hingga 50 halaman buku itu dikerjakan oleh 12 kelompok dengan judul dan tema berbeda. Masing-masing kelompok berjumlah 4-5 orang.

Sebagai wujud kebanggaan akan prestasi mereka, pihak sekolah menggelar launching peluncuran buku karya siswa tersebut belum lama ini, tepatnya pada Kamis (15/3/2018). Launching dilaksanakan di SMK Wijaya Plus 2 yang berlokasi di Desa Bitungsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor.



Dalam launching tersebut, setiap kelompok berkesempatan memaparkan proses dan metode pembuatan buku. Mereka mempresentasikan secara detail tentang content atau materi buku, cover, desain, manfaat, hingga jenis huruf (font) dan warna yang digunakan berikut maknanya masing-masing.

Launching ini dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Wijaya Plus Slamet Wijaya, Kepala SMK Wijaya Plus 2 Yani Maryani, Kepala SMK Wijaya Plus 1 Deni Anggara, Kepala SMP Wijaya Plus Siswanto, orangtua murid, serta siswa SMP dan MTs se-wilayah Ciawi.

Dalam kesempatan launching peluncuran buku, Ketua Yayasan Wijaya Plus, Slamet Wijaya, mengatakan, pihaknya merasa bangga akan hasil yang telah diciptakan oleh para siswanya. Pasalnya, standarisasi karya ilmiah seperti membuat buku yang biasa dilakukan di jenjang universitas tapi mampu dikerjakan dengan baik oleh anak setingkat SMK.

“Ini adalah satu terobosan yang begitu maju di dalam era digitalisasi ini. Ada 12 buku yang dicetak dari dua kelas,” katanya.

Slamet yang juga mantan anggota DPRD Kota Bogor ini mengatakan, untuk sementara buku-buku hasil karya siswanya ini akan digunakan sebagai kebutuhan internal sekolah. Namun tak menutup kemungkinan, ke depan hasil karya para siswanya akan dikomersilkan.

“Kalau memang nantinya dibutuhkan, kenapa tidak nanti dikomersilkan. Ini bisa membantu menambah penghasilan bagi siswa sehingga bisa mengurangi beban orangtua dalam membiayai anaknya. Apalagi, di dalam buku-buku itu isinya menarik, banyak gambar-gambar, sehingga membuat pembaca tidak jenuh. Artinya kami dari pihak yayasan akan terus support agar para siswa terus meningkatkan inovasinya,” paparnya.

Slamet mengharapkan, karya-karya tersebut dapat memotivasi adik-adik kelasnya.

Kepala SMK Wijaya Plus 2, Yani Maryani, menambahkan, pembuatan karya ilmiah berupa buku ini bisa dijadikan agenda rutin setiap tahun. Pasalnya, tahun lalu, para siswa juga membuat hal yang sama namun lebih kepada bentuk majalah.

“Kami juga menekankan kepada para pembimbing untuk selalu memberikan arahan yang terbaik bagi para siswanya. Dan kebetulan pembimbing kita ambil dari internal sekolah yang memang menguasai jurusannya masing – masing,” ujarnya didampingi guru pembimbing Cahya.

Meski sederhana, acara launching peluncuran buku tersebut berlangsung meriah. Selain bagi-bagi doorprize, sejumlah siswa jurusan Tehnik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Wijaya Plus 2 juga melakukan demo hasil karya mereka. Yakni, mampu membuat kunci rahasia di sebuah sepeda motor agar aman dari aksi pencurian. (cep)