Hallobogor.com, Bogor – Kehadiran calon Wakil Walikota nomor urut satu Zaenul Mutaqin (ZM) di wilayah Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, sudah ditunggu warga sejak dimulainya kampanye. Padatnya agenda kegiatan kampanye yang dilakukan Zaenul, sehingga untuk menemui warga khususnya di RW 03, baru bisa dipenuhi hari ini, Selasa (24/4/2018). 

Puluhan ibu-ibu yang sejak siang menunggu kedatangan calon Wakil Walikota yang berpasangan dengan Cawalkot Achmad Ru’yat ini, menyambut dengan Sholawat yang diiringi oleh alat musik kitimpling (rebana). 

Di mata warga, Zaenul merupakan sosok  yang agamis dan memiliki wibawa serta karisma untuk memimpin Kota Bogor mendatang. “Kami berharap Pak Zaenul terpilih menjadi Wakil Walikota Bogor. Pak Zaenul ini sangat sopan, merakyat, tetapi tetap terlihat sosok pemimpin yang tegas,” ucap Mamah (73) warga Harjasari yang merupakan guru pengajian ini. 

Warga juga menyambut kedatangan Zaenul dengan kegiatan ngaliwet bareng atau makan bersama. Nasi beserta lauk pauk, sambal dan lalapan ditebar di atas daun pisang. Terlihat kedekatan dan tidak asa sekat antara Zaenul dengan warga dalam ngeliwet bareng. Bahkan politisi PPP itu terlihat sangat lahap dan menikmati sajian nasi liwet dari warga. 

Usai ngaliwet, dilakukan dialog terbuka dengan warga. Berbagai keluhan dan aspirasi serta masukan warta di sampaikan, mayoritas menyangkut berbagai permasalahan yang dihadapi warga. 

“Secara umum hampir sama. Banyak warga mengeluh mengenai RTLH karena masih ada yang dianggap tidak tepat sasaran. Ini perlu evaluasi,” jelas ZM seraya menyebut warga untuk tidak mudah disogok duit gocapan jika ingin memiliki walikota yang baru.

Selain itu, kepada warga ZM juga memaparkan 11  Program Terbaik dari pasangan RZ untuk membangun Kota Bogor jika mereka terpilih untuk memimpin Bogor lima tahun ke depan.  “Semua sektor kami perhatikan, termasuk kesehatan anak-anak balita dan juga para manula. Posyandu harus maksimal,” pinta Zaenul.

Sementara itu, dari warga, Idris Afandi meminta pemerintah untuk mempermudah pengurusan surat administrasi kependudukan. “Lamun engke meunang. Tolong kang ZM, warga jangan dipersulit urusan administrasi surat tidak mampu, BPJS. Dibikin simpel aja,” harap Afandi. (dns)