by

60 Kafilah Dilepas, FASI Cianjur Tekadkan Juara Umum di Jawa Barat

Hallobogor.com, Cianjur – Guna meningkatkan pembangunan sumber daya insani sejak dini (anak-anak), yang merupakan unsur penting dalam pembangunan sumber daya manusia, Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman yang diwakili oleh Asda Pemerintahan dan Kesejahteraan Asep Suparman, lepas kafilah Festival Anak Solih Indonesia (FASI) XI Kabupaten Cianjur Tahun 2020.

Hadir pada kegiatan tersebut Ketua MUI Cianjur K.H. Abdul Rauf, Ketua BKPRMI Cianjur H. Adi Karyadi, Dirda LPPTKA Abdul Halim dan tamu undangan lainnya.

Asep Suparman mengatakan, sebagai Festival Anak Solih Indonesia, tentunya sudah melampaui berbagai ujian yang ditetapkan dan menjadikan pelepasan kafilah ini sebagai wahana peningkatan kualitas anak yang shaleh/shalehah.

“Patut disyukuti bahwa dalam beberapa sektor Kabupaten Cianjur sudah dapat berbicara di tingkat Jawa Barat maupun nasional, berbagai lomba yang diikuti telah menghasilkan prestasi yang membanggakan,” kata Asep usai melepas secara resmi kafilah FASI di halaman Pendopo Cianjur, Jum’at (7/8/2020).

Oleh karena itu, Lanjutnya, kepada para peserta lomba dan pendamping diharpakan dapat mengemban tugas dengan sebaik-baiknya.

Sementara itu, Ketua BKPRMI Cianjur H. Adi Karyadi menuturkan, Festival Anak Solih Indonesia tingkat Provinsi Jawa Barat selalu diselenggarakan setiap dua tahun sekali dan di tahun 2020 ini Kabupaten Cianjur akan mengirimkan sebanyak 60 peserta, dari 24 lomba yang diikuti oleh anak-anak TKA, TPA dan TQA.

“InsyaAllah ini bukan hanya di Jawa Barat, kita berkomitemen berjuang untuk bisa mengharumkan Kabupaten Cianjur ke tingkat nasional yang nanti akan diselenggarakan di Kalimantan Tengah,” tuturnya.

Adi mengatakan, festival ini dibagi dua, ada yang bersifat tatap muka ada yang bersifat daring yang dilaksanakan besok hari di PUSDAI Bandung, Jawa Barat dengan menggunakan protokol kesehatan.

Menurut dia, berkat dorongan dari semua pihak, pihaknya akan berjuang mengharumkan Kabupaten Cianjur dengan meraih prestasi di tingkat provinsi ini.

“Harapan besar kami, karena di tahun 2018 meraih peringkat tiga, maka di tahun ini kami bukan hanya meraih tiga besar tapi bertekad meraih juara umum,” pungkasnya. (jur)