by

Ada Apa Nih, Sudah 10 Tahun Urus Tanah Kok Tidak Beres-Beres?

Hallobogor.com, Cibinong – Ahli waris dari almarum H.M Yusuf yang meninggal ditahun 2012, Kiki Rizki Amalia mempertanyakan surat sertifikat tanah yang telah diberikan di tahun 2010 kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor.

Sebagian tanah milik Ayahnya dibebaskan oleh pemerintah Kabupaten Bogor melalui PUPR ditahun 2010, untuk kepentingan pembangunan jalan Raya Lingkar Dramaga di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Kiki bertanya dengan maksud meminta sisa sertifikat pengganti, sebagian tanah milik ayahnya itu.

“Sering banget bulak-balik ke PUPR, menanyakan sertifikat tanah (pengganti) saya, terakhir (Pihak PUPR) menjanjikan bulan Februari 2020 selesai ternyata, belum masuk BPN,” terang Kiki yang didampingi suami, di kantor PUPR Kabupaten Bogor, Kamis (30/7/2020).

Baca : Sudah 10 Tahun Ahli Waris Memperjuangkan Hak-haknya, Ikuti Terus Update-nya.

Kiki merasa geram, selain 10 tahun sisa surat sertifikat tidak kunjung selesai, ia juga bercerita ditanah miliknya itu ada pengakuan pihak lain.

“Saya menginginkan hak saya, dikembalikan lagi, karena itu benar-benar milik Papa saya dan Mama saya, milik kami yang sudah papah benar-benar beli,” katanya.