by

Ada Kabar Baik Nih, 3 Pasien Positif Sembuh tapi Kabar Buruknya Positif Nambah 6

Hallobogor.com, Bogor – Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyampaikan kabar baik terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Kota Bogor. Dedie menyatakan, tiga pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan sembuh total setelah melalui berbagai rangkaian mulai dari perawatan, isolasi hingga uji laboratorium.

“Alhamdulillah ada berita baik, yakni ada tiga warga Kota Bogor yang selama ini terkonfirmasi positif, hari ini dinyatakan sembuh. Jadi, tiga orang ini statusnya petugas medis, mereka dokter yang dari kluster Dinkes, dan satu lagi dari kluster lain. Dua yang dari Dinkes ini sempat dirawat di RSUD Kota Bogor, satu lagi sempat dirawat di RS Cisarua,” ungkap Dedie, Jumat (17/4/2020).

Dedie menambahkan, ketiga pasien yang dinyatakan sembuh tersebut sudah tidak lagi menjalani perawatan di rumah sakit. Sudah selesai seluruh prosesnya, termasuk sejumlah swab test, hingga yang terakhir dinyatakan negatif.

Selain itu, pria yang juga bertindak sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor ini juga membeberkan hasil uji diagnostik di laboratorium Collaborative Research Center IPB.

“Hasil untuk 26 sampel spesimen yang kita kirimkan ke IPB, Alhamdulillah semuanya menunjukan hasil negatif. Jadi, artinya ini kabar baik,” ujar Dedie.

Kemudian, sebelumnya kami sudah lakukan rapid test di GOR Pajajaran, untuk 172 kit. Dari 172 kit tersebut ternyata masih ada 3 orang yang menunjukan hasil positif. Mereka sudah lakukan untuk swab test. Semoga hasilnya tiga ini tidak akan menambah jumlah pasien positif,” tambahnya.

Tren perkembangan Covid-19 di Kota Bogor, lanjut Dedie, tidak menunjukan hal yang signifikan.

“Untuk jumlah positif Covid, memang ada penambahan. Kemarin ada di angka 58 orang, sekarang 66  atau penambahan 6 orang. Tetapi penambahan 6 orang ini dari hasil proses analisis yang lalu oleh Litbangkes “terang Dedie.

Artinya ini PDP yang lama sekitar 2 mingguan lalu diperiksa Lab, tetapi hasilnya baru hari ini keluar. Namun, Secara umum tadi diskusi dengan Kadinkes, ternyata kalau dari sisi tren, jumlah penanganan Covid di RSUD Kota Bogor mengalami sedikit penurunan, dibanding dua minggu pertama di akhir Maret dan awal April.

“Tetapi kelihatannya ada kecenderungan atau tren menuju landai. Mudah-mudahan tren baik ini bisa terus terjadi dan tidak ada penambahan-penambahan yang signifikan jumlahnya,” harapnya.

Tak lupa Dedie juga mengingatkan warga untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Jangan kemana-mana dulu, sabar. Kalau semuanya sabar, disiplin dan patuh pada anjuran pemerintah, Insya Allah tanggal 1 Syawal  1441 H kita bisa melaksanakan Solat Ied bersama, bersilaturahmi menyambut hari kemenangan,” katanya.

“Jaga kesehatan, jaga jarak, rajin cuci tangan, pakai masker, jangan sentuh wajah. Itu sering disosialisasikan. Pemerintah terus berupaya mencari solusi, kita coba anggarkan, dan kita awasi penyalurannya bersama,” pungkasnya. (dns).