by

Alfons Salomonsz akan Kembangkan Urban Farming di Timur Tengah

Hallobogor.com, Bogor Tengah – Urban farming atau pertanian dengan lahan sempit di perkotaan bisa menjadi solusi mengatasi permasalahan atau kelangkaan pangan di masyarakat kota.

Kota Bogor sendiri hampir di setiap sudut wilayah padat penduduk mulai mengembangkan produk baru dibidang pangan dilahan sempit dengan bahan yang sangat sederhana serta mengurangi jumlah sampah plastik. Hal itu menjadi perhatian salah satu pengusaha, bahwa inovasi ini akan di kembangkan di timur tengah.

Sebut saja Alfons Salomonsz, dirinya merasa tertarik dengan apa yang dilakukan masyarakat kota Bogor yakni Urban Farming, ketika berkunjung disalah satu lokasi dikawasan Sempur bersama Wakil Walikota Bogir Dedie A Rachim.

“Saya sangat tertarik dengan kegiatan yang dilakukan masyarakat disini dengan memanfaatkan lahan yang sempit menjadi sesuatu yang sangat berguna yakni menanam sayuran dengan metode vertikal garden, juga hampir disetiap wilayah memiliki hal ini,” ujarnya ketika berkunjung ke salah satu Urban Farming di Wilayah Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor pekan lalu.

Alfons mengungkapkan, masalah sampah menjadi faktor utama di wilayah timur tengah, jadi dirinya akan berencana mengembangkan projek ini yang nantinya setelah akan di uji coba di wilayah Timur Tengah atau area Padang pasir.

“Masalah sampah memang selalu menjadi pokok permasalahan dan perbincangan, untuk itu saya akan mengadopsi apa yang dilakukan di Kota Bogor bahwa sampah yang di pandang tidak berguna dijadikan alat untuk mengembangkan budidaya pangan secara mandiri dan menjadi solusi ditengah kelangkaan pangan,” jelasnya. (dns)